
Pelatih Arsenal Mikel Arteta mengakui PSG memiliki status unggulan jelang di final Liga Champions. (ig @arsenal)
JawaPos.com - Jelang final Liga Champions yang mempertemukan Arsenal dan Paris Saint-Germain di Budapest, perdebatan mengenai siapa yang lebih diunggulkan terus menjadi topik hangat. Banyak pengamat menempatkan PSG sebagai favorit untuk memenangkan pertandingan.
Status mereka sebagai juara bertahan, ditambah perjalanan impresif di fase gugur musim ini, membuat klub asal Prancis tersebut mendapat kepercayaan lebih besar dibanding Arsenal. Menariknya, pelatih PSG Luis Enrique justru tidak sepakat dengan anggapan tersebut.
Menurut dia, final kali ini adalah pertandingan yang benar-benar seimbang tanpa tim favorit. Namun, Mikel Arteta memiliki pandangan berbeda.
Baca Juga:Keunggulan Arsenal Dibandingkan PSG di Final Liga Champions: Bisa Menang dengan Berbagai Cara
Melansir Football London, dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Enrique menegaskan bahwa dia tidak melihat adanya tim yang lebih diunggulkan.
"Sejujurnya, saya rasa tidak ada tim favorit. Bagi kami, detail-detail kecil sangat penting dan saya rasa pertandingan akan sangat ketat. Kita harus menikmati 90 menit pertandingan, selalu ada ketegangan. Yang penting adalah bagaimana mengelola stres tersebut," tutur Mikel Arteta.
Ketika mendapat pertanyaan serupa, Arteta justru mengakui bahwa PSG layak dianggap sebagai favorit. Menurut pelatih Arsenal tersebut, status juara bertahan membuat Les Parisiens berada satu langkah di depan dibanding timnya.
"Yah, mereka mempertahankan trofi. Jadi mereka adalah tim terakhir yang berhak mengangkat trofi itu, dan mereka sebenarnya adalah juara bertahan, dan kami di sini untuk merebutnya dari mereka," kata Arteta.
Pernyataan itu sekaligus menunjukkan rasa hormat Arteta terhadap pencapaian PSG dalam beberapa musim terakhir.
Meski secara terbuka menyebut PSG sebagai favorit, banyak yang menilai komentar Arteta juga bisa menjadi bagian dari strategi psikologis menjelang pertandingan. Dengan mengalihkan status unggulan kepada lawan, Arsenal dapat memasuki final tanpa tekanan sebesar yang dirasakan sang juara bertahan.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
