
Kiper timnas Indonesia Marten Paes memperkuat klu Belanda Ajax. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih AFC Ajax Oscar Garcia memberikan komentar menarik setelah timnya menjalani laga sengit melawan FC Utrecht. Laga ketat itu harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam pertandingan tersebut, kiper Timnas Indonesia Maarten Paes mencuri perhatian lewat performa di bawah mistar. Oscar Garcia mengaku tidak mengetahui bahwa Maarten Paes memiliki kemampuan yang sangat baik dalam situasi adu penalti.
Namun setelah menyaksikan langsung penampilan sang kiper, pelatih asal Spanyol itu mengaku kini memahami kualitas Paes dalam momen-momen krusial.
Baca Juga:Pelatih Borneo FC Keluhkan Aturan Liga, Gelandang Persib Beri Balasan Menohok di Media Sosial
”Saya tidak tahu Maarten Paes bagus dalam adu penalti, tapi sekarang saya tahu. Dia sangat lincah dan tampil sangat bagus,” ujar Oscar Garcia seperti dikutip dari laporan media Belanda.
Meski demikian, Garcia tetap menyayangkan pertandingan harus berjalan hingga babak adu penalti. Menurut dia, Ajax sebenarnya memiliki cukup peluang untuk mengunci kemenangan lebih cepat, baik di waktu normal maupun saat perpanjangan waktu berlangsung.
Pelatih berusia 53 tahun tersebut menilai timnya tampil cukup dominan di beberapa fase pertandingan. Karena itu, dia merasa hasil pertandingan seharusnya bisa ditentukan sebelum drama adu penalti terjadi.
”Kami sebenarnya bisa menyelesaikan pertandingan lebih awal. Saya rasa kami tidak perlu sampai ke adu penalti karena peluang untuk menang sudah ada sejak 90 menit pertama,” lanjut Garcia.
Penampilan Maarten Paes sendiri kembali menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Kiper Timnas Indonesia itu dikenal memiliki refleks cepat dan ketenangan tinggi saat menghadapi tekanan. Kemampuan tersebut terlihat jelas ketika dirinya tampil dalam duel penalti yang menegangkan.
Performa apik Paes tentu menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan sosok kiper yang kuat dalam situasi satu lawan satu maupun adu penalti menjadi aspek penting di level internasional.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
