
Mikael Arteta sukses membawa Arsenal juara. (Istimewa)
JawaPos.com - Arsenal memastikan juara Premier League musim ini setelah rival mereka, Manchester City, ditahan seri 1-1 oleh AFC Bournemouth, Rabu (20/5).
Jika para pemain Arsenal mengetahuinya saat nobar (nonton bareng) laga tersebut di markas latihan, London Colney, tidak demikian dengan pelatih The Gunners –sebutan Arsenal– Mikel Arteta.
Seperti dilansir dari The Sun, Arteta telah meninggalkan London Colney 20 menit sebelum laga Bournemouth versus City. Pelatih berjuluk Mister itu pulang ke rumah dan mengetahui tentang gelar juara dari putra sulungnya.
”Dia membuka pintu, berlari ke arahku, menangis tersedu-sedu, memelukku, dan berkata: ’Kita juara, Ayah!,” ungkap Arteta.
”Dua anakku yang lain dan istriku ikut mendatangiku dan sungguh indah melihat kegembiraan di wajah mereka, mereka selalu bersama saya,” sambung pelatih asal Spanyol berusia 44 tahun tersebut.
Arteta juga mengungkapkan alasan tidak bisa ikut bersama pemain dan staf nobar di tempat latihan.
”Para pemain harus menjadi diri mereka sendiri pada saat itu. Jika aku ada di sana, itu tidak akan sama,” ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
