
Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany. (Dok. Bayern Munchen)
JawaPos.com - ’’Tidak tahu kenapa tiba-tiba saja trofinya (DFB-Pokal) hilang”. Begitu candaan der trainer Bayern Munchen Vincent Kompany saat ditanya Die Roten –julukan Bayern– yang sulit memenangi DFB-Pokal dalam lima musim terakhir.
Sejak juara back-to-back (2018–2019 dan 2019–2020), Bayern selalu gagal dengan capain terbaik sampai perempat final.
Musim lalu, misalnya. Ketika Vinnie –sapaan akrab Vincent Kompany– mampu merebut Meisterschale –sebutan trofi Bundesliga– dalam musim debutnya bersama Die Roten, Bayern kandas di 16 besar DFB-Pokal.
Kesialan itu coba diakhiri Joshua Kimmich dkk saat menghadapi VfB Stuttgart dalam final DFB-Pokal 2025–2026 di Olympiastadion, Berlin, dini hari nanti (siaran langsung Vision+ pukul 01.00 WIB).
’’Kami membuka musim ini dengan memenangi DFL-Supercup (Franz Beckenbauer Supercup) lawan VfB. Sekarang, kami ingin menutup rangkaian sukses musim ini dengan menang atas VfB di DFB-Pokal,’’ kata Direktur Olahraga Bayern Max Eberl dilansir dari surat kabar Abendzeitung.
Baca Juga:Petenis Top Batasi Wawancara 15 Menit, Usai Ancaman Boikot Aryna Sabalenka hingga Jannik Sinner
Ambisi juara DFB-Pokal juga diusung Harry Kane. Bomber Bayern yang musim ini telah mencetak 58 gol itu sudah dua kali merasakan final piala domestik semasa masih memperkuat Tottenham Hotspur.
Tetapi, Kane selalu gagal. Spurs hanya jadi runner-up di final Piala Liga 2014–2015 melawan Chelsea dan takluk di tangan Manchester City dalam final ajang yang sama pada 2020–2021.
Makanya, Kane yang sempat dicap sebagai Mr Runner-up itu ingin menyudahi kesialannya di final DFB-Pokal dini hari nanti. ’’Akan sangat disayangkan jika kami tidak menang,’’ ucap HurriKane –julukan Kane.
Kapten sekaligus kiper utama Bayern Manuel Neuer mendadak jadi bahan perbincangan jelang final DFB-Pokal. Itu terkait keputusan der trainer timnas Jerman Julian Nagelsmann memasukkan Neuer dalam skuad final (26 pemain) ke Piala Dunia 2026. Padahal, Neuer sebelumnya sudah pensiun dari timnas setelah Euro 2024.
Kicker melaporkan, Jonas Urbig yang akan turun di bawah mistar gawang Bayern dalam final. Alasannya, Neuer masih dalam pemulihan cedera otot betis kiri. Ada kabar bahwa Bayern juga tidak mau memaksakan kiper 40 tahun dengan 124 caps itu agar fit untuk Piala Dunia 2026.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
