
Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (Gilang Galiartha/Antara)
JawaPos.com - Arsenal akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali menjadi juara Inggris. Kepastian itu datang pada Selasa (19/5) malam setelah Manchester City gagal mengalahkan Bournemouth di Vitality Stadium.
The Gunners sebenarnya sudah lebih dulu menjalankan tugas mereka dengan kemenangan tipis 1-0 atas Burnley sehari sebelumnya. Hasil tersebut membuat tekanan berada di pihak Manchester City yang wajib menang demi menjaga persaingan gelar tetap hidup hingga pekan terakhir.
Namun semuanya berubah ketika Bournemouth tampil luar biasa dan berhasil menahan City 1-1. Gol telat Erling Haaland memang menyelamatkan satu poin untuk tim Pep Guardiola, tetapi hasil itu tetap tidak cukup untuk menghentikan Arsenal menjadi juara.
Menariknya, ketika para pemain Arsenal larut dalam pesta besar di tempat latihan Sobha Realty Training Centre, satu sosok penting justru tidak terlihat di tengah perayaan tersebut: Mikel Arteta.
Melansir Give Me Sport, pelatih asal Spanyol itu memang sengaja memilih tidak hadir bersama skuad saat pertandingan Manchester City berlangsung. Sebaliknya, Arteta memutuskan menonton laga tersebut dari rumah bersama keluarganya.
Keputusan itu sebenarnya sudah ia ungkapkan sehari sebelumnya usai kemenangan melawan Burnley.
”Saya rasa kita semua adalah pendukung Bournemouth karena kita tahu apa artinya. Saya pikir rambut saya tidak akan pernah rontok, tetapi pekerjaan ini akan mengujinya hingga batas maksimal,” kata Arteta.
”Aku tidak tahu berapa lama aku akan menontonnya, tapi aku akan berada di depan TV. Aku tidak tahu berapa lama aku bisa menontonnya. Aku berencana menontonnya bersama keluargaku, tapi aku tidak tahu berapa lama,” imbuh dia.
Ucapan tersebut terasa menggambarkan betapa tegangnya situasi yang dirasakan Arteta. Setelah bertahun-tahun membangun ulang Arsenal dan beberapa kali nyaris juara, momen penentuan kali ini jelas membawa tekanan emosional luar biasa.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
