
Brentford kontrak Jannik Schuster hingga 2031. (@BrentfordFC/X).
JawaPos.com - Brentford resmi mengumumkan perekrutan bek muda Austria Jannik Schuster dari RB Salzburg dengan nilai transfer mencapai EUR 20 juta (sekitar Rp 409 rupiah). Schuster akan bergabung dengan klub asal London Barat itu mulai musim panas mendatang.
Pemain berusia 19 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga Juni 2031 dengan opsi perpanjangan selama satu musim tambahan. Pengumuman itu disampaikan Brentford lewat media sosial reminya pada Jumat (15/5).
Schuster tampil impresif bersama Salzburg musim ini dengan mencatatkan 28 penampilan di tim utama. Schuster juga menjadi bagian penting dari tim nasional Austria U-21 yang membuat statusnya sebagai salah satu talenta muda menjanjikan di Eropa semakin meyakinkan.
Karier Schuster berkembang pesat sejak bergabung dengan FC Liefering pada 2023, klub divisi dua Austria yang merupakan tim afiliasi Salzburg. Selama tiga musim, Schuster mengoleksi 39 penampilan sebelum kembali ke Salzburg pada 2025. Sebagai pemain yang terdaftar di dua tim sekaligus, sesuai regulasi Federasi Sepak Bola Austria, Schuster dapat bermain untuk Liefering dan tim muda Salzburg dalam satu musim, sebuah sistem yang mempercepat perkembangan pemain muda.
Musim ini, Schuster juga mencicipi kompetisi Eropa dengan tampil empat kali di ajang UEFA Europa League. Salah satu penampilannya yang menonjol ialah saat menjadi starter dalam laga melawan Aston Villa yang berakhir dengan kekalahan 2-3 pada Januari 2026.
Dilansir dari The Athletic, keunggulan lain Schuster ialah fleksibilitasnya dalam bermain sebagai bek tengah, baik di sisi kiri maupun kanan. Hal itu menjadi nilai tambah bagi Brentford yang ingin memperkuat skuad, terutama jika mereka berhasil lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Saat ini, Brentford berada di peringkat kedelapan klasemen Premier League dengan dua pertandingan tersisa dan berpeluang mencatat sejarah dengan tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Di sektor bek tengah, Brentford saat ini memiliki sejumlah pemain kaki kanan seperti Nathan Collins dan Sepp van den Berg yang telah menjadi pilihan utama musim ini. Sementara itu, Kristoffer Ajer menjadi pelapis dan Ethan Pinnock satu-satunya bek tengah kidal, mulai jarang tampil dengan hanya empat penampilan musim ini. Dengan komposisi itu, kedatangan Schuster diyakini sebagai investasi jangka panjang Brentford.
RB Salzburg sendiri dikenal sebagai salah satu klub penghasil talenta terbaik di Eropa. Nama-nama seperti Dominik Szoboszlai dan Konrad Laimer merupakan contoh sukses lulusan akademi klub itu. Brentford pun berharap Schuster dapat mengikuti jejak para pendahulunya dan berkembang menjadi pemain kunci di masa depan.
Menariknya, Schuster berasal dari keluarga atlet dengan latar belakang berbeda. Sang ayah, Werner, dan saudaranya, Jonas, merupakan atlet lompat ski profesional. Namun, Schuster memilih jalur berbeda dengan meniti karier di dunia sepak bola. Usia Jannik Schuster yang masih sangat muda membuat sang pemain saat ini menjadi bagian penting dari proyek Brentford yang tengah berambisi mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
