
Kontroversi handball Joao Neves di laga PSG vs Bayern Munchen memicu perdebatan. (Istimewa)
JawaPos.com - Perjalanan Bayern Munchen di Liga Champions resmi berakhir setelah gagal membalikkan keadaan melawan Paris Saint-Germain di Allianz Arena. Hasil imbang 1-1 pada leg kedua membuat PSG melaju ke final dengan agregat 6-5 dan akan menghadapi Arsenal di Budapest akhir bulan nanti.
Gol cepat Ousmane Dembele pada menit ketiga langsung membuat Bayern berada dalam tekanan. Harry Kane sempat mencetak gol penyeimbang di masa tambahan waktu, tetapi itu tidak cukup untuk menyelamatkan tim asuhan Vincent Kompany dari eliminasi yang menyakitkan.
Namun, seperti pada leg pertama di Paris, pertandingan kembali dipenuhi kontroversi keputusan handball yang memancing perdebatan besar.
Salah satu momen paling panas terjadi ketika Nuno Mendes lolos dari kartu kuning kedua di pertengahan babak pertama. Wasit asal Portugal, João Pinheiro, awalnya dianggap akan menghukum bek PSG tersebut setelah lengannya yang terentang menyentuh bola hasil umpan Konrad Laimer.
Alih-alih memberikan pelanggaran kepada Mendes, Pinheiro justru meniup peluit untuk handball Laimer. Keputusan itu membuat para pemain Bayern, termasuk Vincent Kompany di pinggir lapangan, terlihat benar-benar kebingungan.
Belum reda protes tersebut, kontroversi lain muncul hanya beberapa saat kemudian.
Marquinhos melepaskan bola panjang dari area pertahanan PSG yang kemudian mengenai lengan João Neves di kotak penalti. Para pemain Bayern langsung meminta penalti, tetapi wasit kembali membiarkan permainan berlanjut.
Keputusan itu langsung menuai kritik tajam dari mantan wasit DFB, Manuel Gräfe. Lewat akun X Manuel Grafe, ia menilai Bayern Munich jelas dirugikan dan insiden tersebut seharusnya menghasilkan penalti.
“Maaf, tapi ini semua hanya lelucon sekarang… Lengan masuk ke jalur terbang bola & kali ini bahkan terentang sepenuhnya setinggi bahu & juga hanya setelah (!) bola ditendang. Itu sudah 100 persen penalti, tetapi terlebih lagi dalam konteks leg pertama – gila!” tulis Gräfe.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
