Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 Juni 2026 | 23.45 WIB

FIFA Larang Botol Air Minum di Piala Dunia 2026, Suporter Protes!

Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Istimewa)

JawaPos.com - Menjelang Piala Dunia 2026 pada 11 Juni, FIFA membuat perubahan kebijakan yang langsung memicu perdebatan di kalangan suporter. Badan sepak bola dunia tersebut mengonfirmasi bahwa penonton tidak lagi diizinkan membawa botol minuman yang dapat digunakan kembali ke dalam stadion selama turnamen berlangsung.

Keputusan itu diambil hanya sepekan sebelum kick-off kompetisi dimulai. Melansir BBC, kebijakan baru ini menjadi sorotan karena sebelumnya FIFA justru mengizinkan penonton membawa botol plastik kosong yang transparan dengan kapasitas hingga satu liter.

Dalam aturan stadion yang lama, disebutkan untuk menghindari keraguan, botol plastik kosong, transparan, dan dapat digunakan kembali, dengan kapasitas hingga (1 liter), boleh dibawa masuk ke stadion. Namun kini, botol minum, gelas, toples, hingga kaleng resmi masuk dalam daftar barang terlarang.

Alasan FIFA: Faktor Keamanan

FIFA menjelaskan bahwa perubahan aturan tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam turnamen. Benda-benda seperti botol dan kaleng berpotensi digunakan sebagai proyektil yang dapat dilempar ke lapangan maupun ke area penonton lainnya.

"FIFA berkomitmen untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua pemain, wasit, penggemar, sukarelawan, dan staf," kata badan sepak bola dunia tersebut dalam pernyataan resminya.

Meski melarang botol dari luar, FIFA memastikan bahwa penonton tetap dapat membeli air minum di dalam stadion. Organisasi tersebut juga menegaskan bahwa harga air minum akan mengikuti standar harga yang berlaku di masing-masing stadion dan tidak akan dikenakan biaya tambahan khusus selama Piala Dunia berlangsung.

Muncul di Tengah Kekhawatiran Cuaca Panas

Keputusan ini datang pada saat yang kurang ideal. Sebelumnya, sejumlah ilmuwan telah memperingatkan bahwa langkah-langkah perlindungan terhadap suhu panas yang disiapkan untuk Piala Dunia 2026 masih belum memadai. Menurut berbagai kajian, suhu di 14 dari 16 stadion yang digunakan selama turnamen diperkirakan dapat mencapai tingkat yang berpotensi membahayakan kesehatan penonton.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, FIFA menyatakan telah menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan untuk membantu penggemar menghadapi cuaca panas. FIFA bekerja sama dengan setiap panitia kota tuan rumah dan otoritas lokal mengenai faktor-faktor mitigasi panas bagi para penggemar yang datang ke stadion.

Yakni mencakup sumber daya seperti stasiun penyemprotan air, kipas angin, stasiun hidrasi, tenda pendingin, dan banyak lagi di sekitar area stadion. Sementara itu, di area stadion, harga botol air untuk Piala Dunia FIFA 2026 akan tetap konsisten dengan acara-acara lain yang diadakan di setiap stadion."

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore