
Polisi menembakkan gas air mata saat bentrokan pecah di Superclasico Paraguay di Stadion Defensores del Chaco. (Instagram/@indo.awaydays)
JawaPos.com — Superclasico Paraguay yang seharusnya jadi pesta sepak bola justru berubah jadi mimpi buruk. Bentrokan suporter pecah di tribun hingga memaksa laga dihentikan, mengingatkan kembali pada luka lama Tragedi Kanjuruhan di Indonesia.
Pertandingan panas antara Club Olimpia dan Cerro Porteno berakhir kacau di Estadio Defensores del Chaco, Minggu malam. Laga bahkan tak sampai setengah jam sebelum akhirnya dihentikan akibat situasi yang tak terkendali.
Wasit Juan Gabriel Benitez mengambil keputusan tegas menghentikan pertandingan saat menit ke-29. Kerusuhan di salah satu tribun memicu ratusan suporter masuk ke lapangan, menciptakan kekacauan besar di dalam stadion.
Baca Juga:Persis Solo Tantang Arema FC di Kanjuruhan, Milomir Seslija Optimistis Lanjutkan Tren Positif
Situasi semakin memburuk ketika aparat kepolisian merespons dengan menembakkan peluru karet dan gas air mata.
Kepanikan tak terhindarkan, para penonton berlarian mencari perlindungan di tengah kondisi yang semakin mencekam.
Rekaman siaran televisi memperlihatkan momen dramatis saat suporter berhamburan ke lapangan. Beberapa keluarga terlihat berusaha melindungi diri di tengah situasi yang berubah menjadi sangat berbahaya.
Pihak kepolisian menyebut kericuhan sebenarnya sudah mulai sejak sebelum pertandingan dimulai. Pendukung Cerro Porteño yang datang terlambat disebut mencoba masuk tanpa tiket, memicu gesekan di luar stadion.
Komandan Kepolisian Nasional Cesar Silguero mengungkapkan dampak dari insiden tersebut. Sebanyak 11 petugas polisi mengalami luka-luka dan 31 suporter diamankan dengan berbagai tuduhan.
Pernyataan tegas juga datang dari Presiden Cerro Porteño, Blas Reguera. Ia menyebut insiden ini sebagai malam yang menyedihkan bagi sepak bola Paraguay.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
