
Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (Bein Sports)
JawaPos.com–Kekalahan Arsenal dari Manchester City di Etihad memang jadi pukulan telak dalam perburuan gelar liga Inggris. Tapi bagi Mikel Arteta, hasil akhir itu tidak sepenuhnya mencerminkan perbedaan kualitas di lapangan.
Alih-alih menyalahkan performa timnya, Mikel Arteta justru melihat ada faktor lain yang ikut bermain yakni keberuntungan. Dalam laga yang penuh tensi tinggi itu, Arsenal sebenarnya menunjukkan kualitas yang tidak kalah dari tuan rumah Manchester City.
Arsenal asuhan Mikel Arteta bermain berani, disiplin, dan mampu menandingi intensitas Manchester City di hampir semua lini. Sepanjang pertandingan, The Gunners terus memberi perlawanan serius.
Dalam beberapa momen, mereka terlihat lebih berbahaya. Ini bukan penampilan tim yang inferior. Justru sebaliknya, Arsenal tampil seperti kandidat juara sesungguhnya.
Namun seperti yang sering terjadi di pertandingan besar, hasil akhir tidak selalu berpihak pada tim yang bermain lebih baik.
Melansir Just Arsenal, Arteta pun secara tegas menyatakan bahwa kedua tim sebenarnya berada di level yang sama.
”Ketika Anda tidak memanfaatkan peluang dan mereka memiliki kualitas individu, itulah risikonya. Karena Anda kalah dalam pertandingan. Saya rasa tidak ada perbedaan antara kedua tim tersebut,” tandas Arteta.
Pernyataan ini memperkuat narasi bahwa Arsenal tidak kalah secara permainan, mereka hanya kalah di detail kecil. Yang menarik, Arteta juga menyinggung peran keberuntungan dalam menentukan hasil laga. Menurut dia, momen-momen krusial sering kali ditentukan hal-hal yang sulit dikontrol.
”Ada unsur keberuntungan, apakah bola masuk atau tidak. Gol kedua, bola dibelokkan dan jatuh ke Haaland. Ada juga kualitas individu, untuk tetap tenang, tepat, dan tanpa ampun. Anda harus berada di sana,” terang Arteta.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
