
Striker Inter Milan Marcus Thuram. (Dok. Inter Milan)
JawaPos.com - Inter Milan menang tiga gol tanpa balas saat lawan Cagliari di San Siro pada Sabtu (18/4). Seluruh gol Inter tercipta di babak kedua setelah pertandingan sempat berlangsung ketat tanpa gol di paruh pertama.
Inter sebenarnya langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Terbukti, sejumlah peluang berhasil diciptakan lewat Francesco Pio Esposito dan Federico Dimarco, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap imbang 0-0.
Cagliari juga sempat melawan lewat Sebastiano Esposito dan Gianluca Gaetano, tetapi tendangan itu berhasil ditangkis kiper Josep Martinez di depan gawang. Memasuki babak kedua, Inter akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-52. Marcus Thuram mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan dari Federico Dimarco dalam serangan balik cepat.
Keunggulan Inter bertambah hanya empat menit berselang. Nicolo Barella mencatatkan namanya di papan skor dengan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti yang mengarah ke pojok atas gawang dan membawa Inter unggul 2-0.
Dilansir dari ESPN, Cagliari mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, upaya mereka kerap kandas di lini pertahanan Inter yang tampil disiplin. Beberapa peluang dari pemain seperti Michel Adopo dan Michael Folorunsho juga gagal berbuah gol.
Menjelang akhir pertandingan, Inter memastikan kemenangan melalui gol ketiga pada masa tambahan waktu. Piotr Zielinski mencetak gol dari luar kotak penalti setelah menerima asis dari Denzel Dumfries. Laga akhirnya ditutup dengan skor 3-0.
Kemenangan itu semakin memperkuat posisi Inter di papan atas klasemen setelah meraih tiga kemenangan beruntun dalam lima pertandingan terakhir di Serie A. Sementara itu, Cagliari masih tertahan di posisi ke-16 klasemen setelah menelan empat kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.
Usai laga, Cristian Chivu mengaku sempat mengalami kesulitan dalam membangun permainan pada babak pertama. “Kami menyadari pentingnya pertandingan ini. Di babak pertama kami mengalami sedikit kesulitan dalam sirkulasi bola dan memberi mereka kesempatan untuk tidak terlalu banyak berlari tetapi tetap berbahaya,” kata Chivu dikutip dari situs resmi Inter Milan.
Chivu menilai peningkatan kualitas penguasaan bola dan pergerakan di babak kedua menjadi kunci perubahan jalannya laga. “Di babak kedua kami meningkatkan kualitas penguasaan bola dan pergerakan. Ketika Inter berhasil membuka skor, tekanan pun berkurang dan tim mulai bermain lebih lepas, menemukan ritme permainan,” ujar Chivu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
