
Harry Maguire kembali absen akibat sanksi dari FA. (Instagram/@harrymaguire93)
JawaPos.com - Bek Manchester United, Harry Maguire, harus menepi kembali setelah dijatuhi sanksi tambahan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris atau Football Association (FA) akibat perilakunya dalam pertandingan terakhir sebelum absen.
Maguire sebelumnya sudah absen saat Man United menelan kekalahan 1-2 dari Leeds United di Old Trafford pada Selasa (14/4), menyusul kartu merah yang ia terima di Vitality Stadium bulan lalu. Saat ini, Harry Maguire kembali dipastikan tidak tampil saat Manchester United menghadapi Chelsea di Stamford Bridge pada Minggu (19/4).
Insiden yang membuat Maguire dijatuhi sanksi bermula dalam laga melawan Bournemouth pada 21 Maret. Dalam pertandingan itu, Maguire diusir wasit Stuart Attwell setelah dianggap melakukan pelanggaran terhadap penyerang Evanilson yang berujung pada gagalnya peluang emas mencetak gol.
Keputusan itu memicu reaksi keras dari Maguire. Sang pemain terlihat marah saat meninggalkan lapangan dan melontarkan protes kepada ofisial pertandingan, termasuk ofisial keempat Matt Donohue. Dalam pernyataan resminya, FA menyatakan bahwa Maguire bertindak tidak pantas dan/atau menggunakan kata-kata atau perilaku yang kasar dan/atau menghina terhadap ofisial keempat.
Menurut laporan Donohue yang dilansir dari TNT Sports, Maguire mendekatinya dan berteriak dengan kata kasar. Namun, Maguire membantah tuduhan itu. Dalam pembelaannya, pemain berusia 33 tahun itu menegaskan bahwa ucapannya tidak ditujukan kepada individu tertentu.
“Saat meninggalkan lapangan setelah kartu merah, saya mengatakan sesuatu seperti ‘ini benar-benar lelucon’. Saya yakin tidak menyebut ofisial mana pun sebagai lelucon atau melontarkan hinaan,” jelas Maguire.
Meskipun demikian, FA tetap menyimpulkan bahwa tindakan Maguire telah melewati batas dan menjatuhkan sanksi berupa larangan bermain tambahan serta denda sebesar GBP 30.000 (sekitar Rp 697 juta).
Absennya Maguire semakin memperburuk situasi lini belakang Manchester United yang tengah mengalami krisis. Pelatih interim Michael Carrick saat ini menghadapi ujian berat dalam menjaga stabilitas tim. Masalah bertambah setelah Lisandro Martinez harus menjalani skorsing tiga pertandingan akibat kartu merah karena tindakan kekerasan dalam laga melawan Leeds United, usai menarik rambut striker Dominic Calvert-Lewin.
Di sisi lain, Matthijs de Ligt masih belum pulih dari cedera punggung yang dialaminya sejak November. Situasi itu memaksa Carrick mempertimbangkan opsi darurat, termasuk menurunkan pemain akademi Ayden Heaven untuk berduet dengan Leny Yoro di jantung pertahanan saat menghadapi Chelsea.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
