Antonin Kinsky lakukan blunder di laga kekalahan Tottenham Hotspur lawan Atletico Madrid. (Dok. Tottenham Hotspur)
JawaPos.com - Momen buruk adalah bagian dari perjalanan setiap pemain, tapi yang dialami Antonin Kinsky terasa seperti 'nightmare level maksimal'. Kiper muda Tottenham Hotspur itu harus menghadapi kenyataan pahit setelah tampil buruk dalam laga besar Liga Champions melawan Atletico Madrid.
Dalam pertandingan tersebut, Kinsky melakukan beberapa kesalahan fatal yang berujung gol untuk lawan, bahkan harus ditarik keluar sebelum 30 menit. Situasi makin terasa dingin ketika ia tak mendapat respons berarti di pinggir lapangan.
Namun, di tengah tekanan besar itu, satu hal mulai berubah: ia tidak lagi sendirian.
Masuknya Roberto De Zerbi sebagai pelatih membawa nuansa baru di ruang ganti Spurs. Alih-alih memperbesar tekanan, pelatih asal Italia itu justru memilih pendekatan yang lebih manusiawi.
Melansir Hotspur HQ, ia tidak langsung “menginterogasi” Kinsky. Bahkan, De Zerbi mengaku belum banyak berbicara dengannya.
"Saya belum berbicara dengannya karena saya pikir dia tidak perlu banyak bicara. Saya percaya padanya. Dia harus kuat, tetapi dia cukup kuat untuk menunjukkan apa yang bisa dia lakukan. Tidak lebih, tidak kurang."
“Saya pikir kualitasnya cukup untuk bermain di Tottenham. Pemain lain percaya padanya. Dia harus tetap tenang dan percaya diri. Dia bermain di Tottenham, jadi dia harus lebih kuat dari kesalahan-kesalahan yang telah dilakukannya, dan terus maju."
Pesan yang sederhana, tapi sangat kuat: percaya diri, tetap tenang, dan move on.
Yang menarik dari pernyataan De Zerbi bukan cuma soal dukungan, tapi cara ia membingkai situasi.
Ia tidak menyangkal kesalahan Kinsky. Tapi ia juga tidak menjadikannya sebagai beban yang harus terus dibawa. Fokusnya jelas: mengembalikan kepercayaan diri sang pemain.
Dan, mungkin bagian paling penting adalah ini: “Pemain lain percaya padanya.”
Dalam sepak bola, rasa didukung oleh rekan setim sering kali jadi pembeda antara bangkit atau semakin terpuruk. De Zerbi paham betul bahwa Kinsky tidak hanya butuh latihan, tapi juga rasa “diterima” kembali.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
