Hansi Flick mengungkap alasan di balik ekspresi frustrasi Lamine Yamal usai kemenangan Barcelona atas Atletico Madrid. (Instagram/@beesport_official)
JawaPos.com - Lamine Yamal menjadi sorotan usai kemenangan penting Barcelona atas Atletico Madrid. Bukan karena gol atau assist, melainkan karena ekspresi frustrasinya setelah pertandingan berakhir.
Remaja berbakat Barcelona itu terlihat marah dan enggan berbicara dengan Hansi Flick saat berjalan menuju ruang ganti. Momen tersebut langsung memunculkan banyak pertanyaan soal apa yang sebenarnya terjadi.
Hansi Flick sendiri mengakui bahwa Yamal memang sedikit kesal setelah pertandingan.
"Lamine Yamal sudah berusaha semaksimal mungkin: dia menggiring bola, dia menyerang, tetapi dia tidak mencetak gol."
"Dia agak kesal karena itu pertandingan yang penuh emosi, tapi itu wajar. Sekarang dia sudah kembali ke ruang ganti dan baik-baik saja."
Pernyataan Flick itu menunjukkan bahwa rasa frustrasi Yamal kemungkinan besar muncul karena ia gagal mencetak gol, meski tampil sangat aktif sepanjang pertandingan.
Yamal memang terlihat terus mencoba membuat perbedaan di lini depan Barcelona. Ia berulang kali menusuk pertahanan Atletico Madrid, melakukan dribel, melepaskan tembakan, dan menciptakan peluang.
Namun pada akhirnya, semua usaha itu belum cukup untuk membuat namanya masuk papan skor. Selain karena gagal mencetak gol, ada juga teori lain yang berkembang soal penyebab kemarahannya.
Melansir Barca Blaugranes, beberapa laporan menyebut bahwa Yamal mungkin merasa kewalahan dengan terlalu banyak instruksi yang diterimanya selama pertandingan.
Ia terlihat sempat memberi gestur ke arah staf pelatih dan berbicara dengan José Ramón de la Fuente, pelatih kiper Barcelona yang juga ikut menangani bola mati dan strategi tim.
Diduga, terlalu banyak arahan di tengah tensi pertandingan membuat Yamal sedikit kehilangan fokus dan merasa frustrasi. Belum lagi, suasana pertandingan juga disebut cukup panas.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
