
Mateo Retegui. (Dok. FIGC)
JawaPos.com - Mateo Retegui bakar semangat pemain Timnas Italia untuk berjuang hingga menit akhir saat menghadapi Irlandia Utara di play-off semifinal Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga tersebut akan dimainkan di New Balance Arena, Jumat (27/3) pukul 02.45 WIB.
Laga melawan Irlandia Utara menjadi salah satu pertandingan penentu bagi Timnas Italia untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Maka dari itu, Mateo Retegui ingin agar rekan setimnya bisa fokus memenangkan laga besok dan mengendalikan permainan.
"Ini akan menjadi pertempuran, kita harus berjuang sampai akhir dan kita tidak sendirian, karena para penonton di Bergamo benar-benar menyemangati kita. Kita harus fokus melakukan apa yang telah kita persiapkan dalam latihan, kita tahu tidak ada alternatif lain selain menang, jadi kita harus mengendalikan pertandingan," kata Mateo Retegui kepada Sky Sport Italia yang dikutip dari Football Italia, Kamis (26/3).
Baca Juga:Timnas Italia Hindari Cemoohan, Gennaro Gattuso Pilih Main di Bergamo Kontra Irlandia Utara
Penyerang berusia 26 tahun tersebut mengatakan bahwa Timnas Italia sudah siap menghadapi Irlandia Utara, bahkan setelah kekalahan melawan Norwegia. Retegui menilai laga besok bakal dimenangkan oleh tim yang punya tekad kuat untuk menang.
"Saya tidak tahu apakah tekanan adalah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang saya rasakan saat ini. Begitu pertandingan melawan Norwegia berakhir, kami semua ingin memainkan pertandingan ini, jadi ada keinginan untuk menang, untuk membuktikan kepada semua orang bahwa tim sudah siap," ujar Retegui.
"Kami ingin membuktikan bahwa kami dalam kondisi prima untuk tantangan yang menentukan ini. Kami tahu ini adalah pertandingan yang akan dimenangkan oleh tim dengan tekad paling kuat. Kami tahu ini adalah pertandingan yang akan dimenangkan oleh tim dengan tekad paling kuat,” tambah pemain yang saat ini membela Al-Qadsiah itu.
Retegui datang lebih awal ke pemusatan latihan di Coverciano karena Liga Arab Saudi sudah libur sejak 15 Maret. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih kebugaran yang sudah bekerja sama lebih awal bersamanya.
"Saya tiba seminggu lebih awal, karena begitu saya tahu saya punya beberapa hari libur di Arab Saudi, saya langsung meminta untuk datang ke Coverciano dan mulai berlatih. Rasanya ini adalah hal yang paling logis untuk dilakukan, berada di sini bersama tim nasional dan di Italia sedikit lebih awal. Saya berterima kasih kepada pelatih dan pelatih kebugaran yang datang untuk bekerja bersama saya lebih awal," pungkas eks pemain Atalanta tersebut.
