Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 Maret 2026, 13.55 WIB

Thomas Tuchel Siapkan Peran Baru untuk Cole Palmer di Timnas Inggris

Cole Palmer tampil berbeda di timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel. (ig @colepalmer10) - Image

Cole Palmer tampil berbeda di timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel. (ig @colepalmer10)

JawaPos.com–Cole Palmer akan tampil dalam versi yang berbeda saat membela timnas Inggris. Jika di level klub dia sering dikunci di sisi kanan, di bawah Thomas Tuchel, sang playmaker justru diberi kebebasan penuh untuk mengeksplorasi permainan.

Perbedaan pendekatan ini langsung terlihat selama jeda internasional pada Maret. Thomas Tuchel mulai bereksperimen dengan peran Cole Palmer di timnas Inggris dan hasilnya cukup menarik perhatian.

Di Chelsea, peran Cole Palmer di bawah Liam Rosenior cenderung kaku. Dia lebih sering ditempatkan di sayap kanan, dengan tugas menjaga lebar permainan dan berkolaborasi dengan bek sayap yang overlap.

Pendekatan ini memang punya tujuan taktis jelas, tapi di sisi lain juga dianggap membatasi potensi Palmer. Terlebih saat performa Chelsea menurun dalam beberapa laga terakhir, perdebatan soal posisi terbaiknya pun semakin menguat.

Masalahnya sederhana, pemain paling kreatif justru tidak berada di pusat permainan. Melansir The Chelsea Chronicle, berbeda dengan situasi di klub, Thomas Tuchel justru mengambil pendekatan yang jauh lebih fleksibel. Dalam sesi latihan timnas Inggris, Palmer digunakan dalam posisi free role bahkan disebut sebagai joker.

Dalam skema ini, dia bersama Jude Bellingham tidak terikat posisi tertentu. Keduanya bergerak dinamis, mengisi ruang kosong, dan menjadi penghubung permainan bagi siapa pun yang membutuhkan.

Konsep ini bukan sekadar eksperimen iseng. Tuchel tampaknya ingin melihat bagaimana dua pemain kreatif ini bisa bekerja tanpa batasan posisi, terutama menjelang laga-laga penting ke depan.

Isyarat Perubahan Besar?

Keputusan Tuchel ini bisa jadi memberi pesan jelas: kemampuan terbaik Palmer justru muncul ketika ia tidak dibatasi. Dengan visi permainan, kesadaran ruang, dan kemampuan membaca situasi, Palmer lebih efektif saat bermain di tengah, mengatur tempo dan mengalirkan bola ke berbagai arah.

Pendekatan ini juga sejalan dengan pandangan banyak pihak yang menilai bahwa posisi ideal Palmer adalah sebagai nomor 10. Situasi ini secara tidak langsung membuka kembali diskusi lama di Chelsea. Apakah mereka selama ini memainkan Palmer di posisi yang kurang tepat?

Statistiknya bisa jadi petunjuk. Kontribusi gol Palmer mengalami penurunan dibanding musim lalu dari 17 menjadi hanya 10 pada periode yang sama. Bukan penurunan drastis, tapi cukup untuk memicu pertanyaan.

Dengan peran yang lebih bebas seperti di timnas, bukan tidak mungkin performanya bisa kembali meningkat.

Menunggu Jawaban di Lapangan

Eksperimen Tuchel ini tentu belum bisa dinilai sepenuhnya sebelum diterapkan dalam pertandingan resmi. Tapi satu hal sudah terlihat: Palmer punya potensi lebih besar dari sekadar winger kanan.

Kini, tinggal menunggu apakah peran ini akan benar-benar jadi senjata baru bagi timnas Inggris dan mungkin, inspirasi bagi klubnya sendiri. Kalau berhasil, bukan tidak mungkin kita akan melihat versi terbaik Cole Palmer dalam waktu dekat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore