Pelatih Tottenham Hotspur Igor Tudor. (Dok Tottenham Hotspur)
JawaPos.com - Situasi di Tottenham semakin memanas, dan posisi Igor Tudor sebagai pelatih kepala kini berada di ujung tanduk. Meski tekanan dari berbagai arah semakin besar, pelatih asal Kroasia itu masih dipercaya untuk memimpin tim saat menghadapi Liverpool.
Bagi banyak pengamat, keputusan ini cukup mengejutkan. Pasalnya, Tudor mencatatkan awal yang sangat buruk dengan menjadi manajer pertama dalam sejarah klub yang kalah dalam empat pertandingan pertamanya.
Tekanan semakin meningkat setelah kekalahan menyakitkan dari Atletico Madrid di Liga Champions. Hasil tersebut membuat seruan agar manajemen Tottenham segera melakukan perubahan semakin keras terdengar.
Meski begitu, Tudor tetap berada di bangku cadangan setelah melakukan komunikasi rutin dengan kepala eksekutif klub, Vinai Venkatesham.
Tottenham memang dipastikan tidak akan masuk zona degradasi saat menghadapi Liverpool. Namun situasi klub masih sangat genting.
Dengan sembilan pertandingan Premier League tersisa, Spurs hanya unggul satu poin dari zona degradasi. Artinya, setiap pertandingan mulai sekarang hingga akhir musim memiliki arti yang sangat besar.
Baca Juga:Prediksi Liverpool vs Tottenham: Ajang Teror Bagi Igor Tudor, Arne Slot Punya Ekspektasi Tinggi
Ironisnya, pertandingan melawan Liverpool sebenarnya dianggap sebagai laga yang tidak terlalu menentukan secara matematis, karena Tottenham akan menghadapi pesaing langsung dalam perebutan posisi zona aman pada pekan berikutnya.
Namun seperti yang terlihat saat melawan Atletico, rendahnya ekspektasi tidak membuat sorotan terhadap tim dan pelatih berkurang.
Melansir The Standard, di tengah tekanan tersebut, Tudor mencoba membangkitkan mental para pemainnya dengan pesan yang sangat jelas.
“Anda bisa diam dan menangis atau Anda bisa berjuang. Anda bisa menjadi korban atau Anda bisa mengatakan saya bisa mengubah sesuatu. Inilah pesan yang ingin saya sampaikan dan yang saya katakan kepada para pemain.”
Namun hubungan antara pelatih dan skuad tampaknya tidak sepenuhnya harmonis. Hal itu terlihat jelas saat Tottenham tertinggal 4-0 hanya dalam waktu 22 menit ketika menghadapi Atletico Madrid.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022