
Pesepakbola Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan. (Istimewa)
JawaPos.com - Radja Nainggolan sebetulnya punya kesempatan untuk bergabung dengan Juventus. Namun, karena beberapa alasan, mantan bintang AS Roma itu menolaknya. Apa alasannya?
“Saya dulu bermain Football Manager dan saya tidak pernah memilih tim terkuat,” katanya seperti dikutip TuttomercatoWeb.
“Ketika klub seperti Roma memenangkan gelar, itu adalah perayaan selama dua puluh tahun. Juventus Anda bisa memenangkannya setiap tahun, itu adalah perasaan yang sama sekali berbeda,” ujar pemain yang pernah membela Bhayangkara FC itu.
Alasan lainnya adalah, sejumlah kontroversi yang pernah ia lihat saat melawan Juventus di Stadion Allianz.
“Saat Stadion Juventus diresmikan, saya bermain di sana bersama Cagliari dan kami bermain imbang 1-1 berkat penalti yang seharusnya tidak perlu diberikan kepada Juventus,” katanya.
“Kemudian saya tiba di Roma, pertandingan pertama di stadion yang sama, kami kalah 3-2 dengan dua penalti yang diberikan di luar kotak penalti. Semua orang melihatnya. Itu benar, hanya saja tidak semua orang berani mengatakannya,” sindirnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
