
Pesepakbola Belgia berdarah Indonesia, Radja Nainggolan. (Istimewa)
JawaPos.com - Radja Nainggolan sebetulnya punya kesempatan untuk bergabung dengan Juventus. Namun, karena beberapa alasan, mantan bintang AS Roma itu menolaknya. Apa alasannya?
“Saya dulu bermain Football Manager dan saya tidak pernah memilih tim terkuat,” katanya seperti dikutip TuttomercatoWeb.
“Ketika klub seperti Roma memenangkan gelar, itu adalah perayaan selama dua puluh tahun. Juventus Anda bisa memenangkannya setiap tahun, itu adalah perasaan yang sama sekali berbeda,” ujar pemain yang pernah membela Bhayangkara FC itu.
Alasan lainnya adalah, sejumlah kontroversi yang pernah ia lihat saat melawan Juventus di Stadion Allianz.
“Saat Stadion Juventus diresmikan, saya bermain di sana bersama Cagliari dan kami bermain imbang 1-1 berkat penalti yang seharusnya tidak perlu diberikan kepada Juventus,” katanya.
“Kemudian saya tiba di Roma, pertandingan pertama di stadion yang sama, kami kalah 3-2 dengan dua penalti yang diberikan di luar kotak penalti. Semua orang melihatnya. Itu benar, hanya saja tidak semua orang berani mengatakannya,” sindirnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
