
Real Madrid meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Celta Vigo lewat gol telat Federico Valverde. Namun performa bertahan Trent Alexander-Arnold justru menuai kritik dari para penggemar. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com - Real Madrid berhasil mengamankan kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Celta Vigo dalam lanjutan LaLiga. Los Blancos menang tipis 2-1 lewat gol penentu di menit-menit akhir, tetapi pertandingan ini juga memunculkan sorotan tajam terhadap performa Trent Alexander-Arnold.
Musim debut bek kanan asal Inggris itu bersama Madrid memang belum berjalan mulus. Dalam laga di Estadio Abanca-Balaídos tersebut, kemampuan bertahannya kembali dipertanyakan setelah momen kelengahan yang berujung gol penyeimbang bagi tuan rumah.
Madrid sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Mereka unggul lebih dulu pada menit ke-11 melalui gol Aurélien Tchouaméni yang berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama.
Celta Vigo menyamakan kedudukan pada menit ke-25 lewat skema serangan yang bermula dari sisi yang dijaga Alexander-Arnold. Sebuah umpan panjang membuat sang bek berada di luar posisi.
Pemain sayap Swedia, Williot Swedberg, menerima bola dengan ruang terbuka sebelum melewati lawannya dan menusuk ke dalam kotak penalti. Ia kemudian mengirim umpan ke depan gawang yang langsung disambar oleh Borja Iglesias untuk membuat skor menjadi 1-1.
Melansir Liverpool.com, momen tersebut langsung memicu reaksi keras dari para penggemar di media sosial. Banyak yang menilai Alexander-Arnold kembali menunjukkan kelemahan lamanya dalam aspek bertahan.
“Trent tidak bisa bertahan sama sekali,” tulis seorang pendukung di media sosial.
Pendukung lain menambahkan, “Sungguh konyol betapa mudahnya melewatinya, begitu bola melewati sisinya, Anda langsung tahu peluang akan datang.”
“Dia terlihat sangat tidak cocok berada di lapangan sepak bola akhir-akhir ini,” tulis seorang penggemar, sementara penggemar Liverpool lainnya berkata. Itu karena caranya yang selalu menyerah. Dulu itu membuatku gila ketika dia melakukan hal itu untuk kami,” sambungnya.
Meski dihujani kritik, Real Madrid pada akhirnya tetap berhasil menghindari kehilangan poin penting dalam perburuan gelar. Federico Valverde muncul sebagai pahlawan dengan gol pada menit kelima masa tambahan waktu.
Gol dramatis tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi tim asuhan Arbeloa sekaligus menjaga Madrid tetap berada dalam jarak aman dari pemimpin klasemen Barcelona, setelah sebelumnya sempat mengalami dua kekalahan beruntun di LaLiga.
Singkatnya, tiga poin berhasil diamankan. Tapi di balik kemenangan itu, perdebatan soal performa Trent Alexander-Arnold tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat.
