
Pelatih Manchester United Michael Carrick menghadiri konferensi pers. (Ash Donelon/Manchester United)
JawaPos.com–Carataker pelatih Manchester United Michael Carrick menegaskan laga kontra Crystal Palace di Old Trafford akhir pekan ini tidak akan diwarnai ambisi pribadi. Meski nama Oliver Glasner ramai disebut sebagai kandidat kuat manajer permanen MU musim depan, Carrick memilih untuk tetap fokus pada target tim di Liga Inggris.
Isu soal bursa pelatih Manchester United menghangat dalam beberapa pekan terakhir. Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner dikabarkan masuk dalam daftar pertimbangan manajemen. Namun bagi Carrick, pertandingan tetaplah soal performa di lapangan, bukan duel gengsi antar pelatih.
”Hal seperti itu tidak memengaruhi persiapan kami. Ini hanya tentang pertandingan berikutnya,” ujar Michael Carrick dalam konferensi pers jelang laga dikutip dari bcc.com.
Sejak dipercaya menggantikan Ruben Amorim pada Januari lalu, Carrick membawa perubahan signifikan. Dari enam pertandingan yang sudah dijalani di semua ajang, MU meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang.
Tren positif itu membuka peluang besar bagi mereka untuk kembali menembus tiga besar klasemen Liga Inggris. Kesempatan tersebut semakin terbuka setelah pesaing terdekat terpeleset di pekan sebelumnya.
Jika mampu mengamankan tiga poin atas Palace, MU berpeluang naik ke posisi ketiga sebuah capaian yang terakhir dirasakan pada akhir musim 2022-2023. Meski demikian, Carrick mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terlena. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama jika ingin menjaga posisi di zona Liga Champions.
”Kami merasa ada kemajuan, tapi perjalanan masih panjang. Fokus kami hanya bagaimana tampil maksimal dan terus mengumpulkan poin,” kata Carrick.
Dari sisi kebugaran pemain, MU masih memantau kondisi lini belakang. Matthijs de Ligt belum kembali sejak mengalami cedera punggung, sementara Lisandro Martinez sebelumnya absen karena masalah betis. Kabar baiknya, cedera Martinez disebut tidak serius dan berpeluang segera kembali memperkuat tim.
Di kubu Palace, tekanan juga tengah mengiringi Glasner. Performa tim yang belum stabil membuat posisi mereka di klasemen belum aman. Situasi ini diprediksi membuat laga di Old Trafford berlangsung ketat.
Namun bagi Carrick dan skuadnya, misi utama tetap sederhana menang dan menjaga momentum. Tanpa perlu memikirkan isu di luar lapangan, MU kini berupaya memastikan langkah mereka menuju papan atas tetap berada di jalur yang tepat.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
