
Penjaga gawang Manchester united Senne Lammens. (Istimewa)
JawaPos.com – Kiper Manchester United, Senne Lammens mengaku mulai menikmati pertarungan fisik yang dihadapinya dalam situasi bola mati di Liga Inggris. Dirinya menyebut konfrontasi di area penalti sebagai "perang."
"Saya rasa sepanjang musim ini memang seperti ini. Bagi saya, memang seperti itulah. Ini Liga Premier. Ini seperti perang di area penalti 16 meter. Itu juga salah satu kekuatan saya, jadi terkadang saya juga menyukai tantangannya," beber Senne.
Penjaga gawang internasional Belgia itu mendapat pujian dari pelatih kepala United, Michael Carrick, setelah kemenangan 1-0 atas Everton pada akhir pekan lalu atas caranya mengatasi sejumlah tendangan sudut berbahaya.
Area gawang begitu penuh sesak dengan pemain lawan sehingga, Kobbie Mainoo membandingkan taktik agresif Everton dengan adegan dari Royal Rumble WWE. Namun, Lammens malah menikmati bentrokan tersebut.
"Saya juga menikmatinya (duel saat bola mati), sedikit keluar dari zona nyaman saya dan menghadapi situasi-situasi tersebut karena sekarang, meskipun ada banyak pemain di dekat saya, saya tetap berusaha menyambut umpan silang," sambungnya.
Fokus yang meningkat pada bola mati di Liga Inggris musim ini telah membawa tingkat kekacauan baru di area penalti. Hal ini memicu seruan agar pihak liga untuk memperketat aturan seputar pergumulan dan penahanan antara pemain bertahan dan penyerang saat bola mati.
"(Duel-duel) itu juga memberi saya perasaan yang baik bahwa saya melakukannya dengan baik dan melakukan hal-hal itu dengan baik (untuk seterusnya)," terang kiper berusia 23 tahun tersebut.
