Michael Carrick, pelatih Manchester United. (Dok Sky Sports)
JawaPos.com - Carateker Manchester United, Michael Carrick, mengungkapkan dirinya belum menerima komunikasi apa pun dari pemilik saham terbesar klub, Jim Ratcliffe, menyusul komentar kontroversial yang sempat memicu kegaduhan publik.
Ratcliffe sebelumnya menjadi sorotan setelah pernyataannya dalam sebuah wawancara televisi pada 11 Februari yang menyinggung isu soal imigran di Inggris.
Ucapan tersebut menuai reaksi keras. Sehari kemudian, Ratcliffe menyampaikan penyesalan apabila pilihan katanya dianggap menyinggung masyarakat di Inggris dan Eropa.
Namun, menurut Carrick, tidak ada pesan lanjutan yang diterima oleh dirinya maupun para pemain Manchester United.
“Terakhir kali saya bertemu Jim adalah saat pertandingan melawan Arsenal pada 25 Januari. Setelah itu tidak ada komunikasi lagi, dan saya tidak mempermasalahkannya,” ujar Carrick kepada wartawan dikutip dari The Guardians.
Ia menegaskan bahwa tugasnya adalah menjaga fokus tim tetap berada di jalur yang benar, terutama menjelang laga penting melawan Everton pada Senin malam. Baginya, komunikasi dari jajaran atas klub bukan sesuatu yang harus terjadi setiap saat.
“Peran saya adalah menciptakan lingkungan yang positif di dalam tim dan memimpin skuad utama. Itu yang menjadi tanggung jawab saya setiap hari,” katanya.
Saat ditanya apakah situasi ini berpotensi mengganggu nilai kebersamaan yang sudah lama melekat di klub sejak era Alex Ferguson, Carrick memastikan kondisi ruang ganti tetap solid.
“Kami tetap bersatu. Dalam beberapa pekan terakhir, suasana di sekitar tim dan stadion menunjukkan bahwa semua orang masih berjalan ke arah yang sama,” ucapnya.
Sejak ditunjuk menggantikan Ruben Amorim pada 13 Januari, Carrick terus berusaha menjaga stabilitas internal. Ia tak hanya fokus pada tim utama, tetapi juga aktif memantau perkembangan akademi.
Beberapa waktu lalu, ia hadir menyaksikan tim U-18 menang atas Manchester City. Menurut Carrick, keterlibatan manajer tim utama dalam pembinaan pemain muda sangat penting.
Pengalamannya saat membela West Ham United di usia muda menjadi alasan utama. Ia merasakan langsung bagaimana dukungan dari tim senior memberi motivasi tambahan bagi pemain akademi.
Kini, di tengah isu yang berkembang di luar lapangan, Carrick memilih menjaga konsentrasi tim. Targetnya jelas: memastikan Manchester United tetap kompetitif dan tidak terpecah oleh persoalan di luar pertandingan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
