
Marc Guehi bawa Manchester City singkirkan Salford City di putaran keempat Piala FA. (X/@ManCity)
JawaPos.com - Manchester City memastikan langkah ke putaran kelima Piala FA 2025/2026 setelah mengalahkan Salford City dengan skor 2-0 pada putaran keempat. Bermain di Etihad Stadium pada Sabtu (14/2), The Citizens mengamankan kemenangan berkat gol bunuh diri lawan dan tambahan gol di babak kedua.
Gol pertama Manchester City tercipta pada menit keenam melalui gol bunuh diri bek Salford City Alfie Dorrington. Gol itu berawal dari tekanan lini serang Manchester City yang memaksa lini pertahanan lawan melakukan kesalahan sehingga bola justru masuk ke gawang sendiri. Gol itu membuat tuan rumah unggul 1-0 dan semakin percaya diri mengendalikan permainan.
Setelah unggul, Manchester City terus mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Phil Foden, Rayan Cherki, dan Tijjani Reijnders beberapa kali mencoba peruntungan melalui tembakan jarak dekat dan dari luar kotak penalti. Namun, upaya itu belum mampu menambah keunggulan hingga akhir babak pertama.
Sementara itu, Salford City berusaha memberikan perlawanan dengan memanfaatkan serangan balik dan situasi bola mati. Dilansir dari ESPN, Salford City sempat menciptakan peluang melalui Ben Woodburn dan Kelly N’Mai, tetapi kiper Manchester City James Trafford tampil solid untuk menjaga keunggulan timnya tetap aman.
Memasuki babak kedua, Manchester City tidak mengendurkan tekanan. Mereka terus menekan pertahanan Salford City dan menciptakan peluang demi peluang. Beberapa pergantian pemain juga dilakukan untuk menjaga intensitas serangan, termasuk masuknya Antoine Semenyo dan Marc Guehi.
Gol kedua yang memastikan kemenangan akhirnya tercipta pada menit ke-81. Marc Guehi berhasil mencetak gol melalui tembakan dari jarak dekat setelah memanfaatkan situasi bola mati di dalam kotak penalti. Gol itu menggandakan keunggulan Manchester City menjadi 2-0 sekaligus memupuskan harapan Salford City untuk bangkit.
Setelah gol itu, Manchester City tetap mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan. Salford City mencoba memperkecil ketertinggalan, tetapi pertahanan tuan rumah masih solid dan sulit ditembus.
Meskipun menang, pelatih Manchester City Pep Guardiola menjelaskan bahwa pendekatan taktis lawan menjadi salah satu alasan mengapa pertandingan berjalan relatif lambat dan membosankan.
Berdasakan wawancara yang dilansir dari YouTube Beanyman Sports, Guardiola menilai struktur pertahanan Salford City memaksa timnya untuk lebih sabar dalam membangun serangan dan mengalihkan bola ke sisi berlawanan untuk membuka ruang.
“Intinya adalah ketika bola berada di sisi kiri, mereka bermain sangat rapat karena gelandang bertahan mereka tidak keluar menekan dan garis pertahanan mereka tetap tinggi. Di sektor itu, saya harus memindahkan bola dengan cepat ke sisi berlawanan untuk membuat mereka turun. Dan itu mulai terjadi setelah dua kali percobaan. Itulah alasan mengapa pertandingan terasa membosankan,” ujar Guardiola.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
