
Bek Barcelona asal Uruguay Ronald Araujo. (X/@FabrizioRomano)
JawaPos.com–Bek tengah Barcelona Ronald Araujo memilih untuk jujur kepada publik. Setelah sempat menghilang dari lapangan hijau selama lebih dari satu bulan, pemain berkebangsaan Uruguay ini membuka tabir mengenai perjuangan melawan masalah kesehatan mental yang selama ini dia sembunyikan di balik seragam kebesarannya.
Kini, Ronald Araujo telah kembali. Senyumnya merekah lagi saat dia kembali merumput dan mencetak gol untuk Barcelona dalam laga melawan Albacete. Sebuah gol yang bukan sekadar angka di papan skor, melainkan simbol keberhasilannya menaklukan badai batin.
Dalam wawancara eksklusif bersama Mundo Deportivo, Ronald Araujo mengungkapkan bahwa performa di lapangan bersama Barcelona selama ini hanya topeng dari kondisi mental yang rapuh.
"Saya mengalami kecemasan selama satu setengah tahun yang kemudian berkembang menjadi depresi. Saya bermain dalam kondisi seperti itu,” ungkap Ronald Araujo dikutip melalui laman Marca, Rabu (11/2).
Momentum untuk Rehat
Keputusan untuk menepi sejenak bukanlah perkara mudah bagi seorang atlet profesional. Namun, bagi Araujo, itu adalah sebuah keniscayaan. Dia merasa perlu melakukan setel ulang (reset) pada kesehatan mental demi kelangsungan hidup dan karirnya.
”Saya merasa berada sekarang dan saya bahagia. Saya kembali bisa menikmati sepak bola. Waktu istirahat itu ada tujuannya, karena saya bisa bekerja sama dengan para profesional, keluarga, hingga aspek spiritual. Itu adalah hal-hal yang memang saya butuhkan,” ujar Ronald Araujo.
Dia mengakui selama ini terjebak dalam stigma untuk selalu terlihat kuat. Sebagai pemain yang dikenal tangguh, Araujo terbiasa memendam beban sendirian.
”Saya adalah tipe orang yang menyimpan semuanya sendiri. Namun, saya sampai pada titik di mana saya harus mengangkat tangan dan meminta bantuan. Ternyata, mengakui bahwa kita tidak baik-baik saja adalah langkah awal untuk pulih,” tambah Ronald Araujo.
Araujo mengisahkan, momen kartu merah saat melawan Chelsea menjadi puncak dari tekanan mental yang ia rasakan. Di balik ketegangan laga, dia merasa ada beban yang lebih berat dari sekadar kegagalan di lapangan.
”Jujur, saat itu saya sudah tidak merasa baik. Inersia membuat saya terus memaksakan diri, tetapi di lapangan anda tidak bisa menjadi diri sendiri jika mental sedang terganggu. Hari itu saya tersadar bahwa saya tidak bisa lagi berjalan sendirian. Saya harus berbicara dengan klub dan para ahli,” kenang Ronald Araujo.
Melalui kisahnya, Araujo ingin mengingatkan dunia bahwa di balik kemeegahan stadion dan sorot lampu kamera, para pemain bola hanyalah manusia biasa. Dia menegaskan bahwa kekayaan dan ketenaran bukan jaminan seseorang terbebas dari luka batin.
”Kami adalah manusia sebelum menjadi pesepak bola. Tidak semua hal tentang uang atau popularitas. Kami memiliki perasaan dan bisa menderita karena apa yang terjadi di dalam maupun di luar lapangan,” tegas Ronald Araujo.
Kini, dengan kondisi fisik yang mulai bugar dan mental yang lebih stabil, Araujo siap mengawal kembali lini pertahanan Blaugrana. Meski mengaku masih merasa lelah karena baru kembali bermain secara penuh, rasa bahagia karena bisa bernapas lega jauh lebih mendominasi perasaannya saat ini.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
