
Erling Haaland tempati posisi pertama 50 pemain terbaik Premier League. (Instagram @erling).
JawaPos.com - Erling Haaland kembali menjadi pusat perhatian jelang laga besar antara Liverpool melawan Manchester City di Stadion Anfield. Striker andalan City itu datang dengan kondisi yang tidak sepenuhnya ideal, menyusul catatan gol yang menurun dalam beberapa pekan terakhir.
Bagi Haaland, dua gol dari 12 pertandingan terakhir jelas bukan catatan gol yang biasa ia ciptakan. Penyerang timnas Norwegia tersebut dikenal sebagai mesin gol, namun memasuki paruh kedua musim 2025/2026, produktivitasnya terlihat melambat. Meski begitu, statusnya sebagai tumpuan utama City tetap tak tergoyahkan.
Manajer City, Pep Guardiola, memastikan kepercayaan penuh kepada Haaland. Ia menilai penurunan performa sang striker lebih disebabkan kelelahan akibat padatnya jadwal, bukan karena masalah teknis atau mental.
Guardiola bahkan sempat mengistirahatkan Haaland dalam beberapa pertandingan untuk memulihkan kondisi fisik dan fokusnya.
“Erling adalah striker terbaik di dunia,” ujar Guardiola singkat dikutip dari nytimes.com, menegaskan bahwa penyerang berusia 25 tahun itu tetap menjadi bagian penting dalam rencana tim, termasuk untuk laga krusial melawan Liverpool.
Di awal musim, Haaland tampil luar biasa. Ia mencetak banyak gol dalam waktu singkat dan menjadi penyelamat City ketika sejumlah pemain lain masih beradaptasi.
Namun setelah Natal, aliran peluang yang diterimanya berkurang drastis. Dalam beberapa laga, Haaland bahkan nyaris tak mendapat peluang emas, situasi yang turut memengaruhi catatan golnya.
Penurunan kreativitas tim juga menjadi faktor. Absennya pemain seperti Phil Foden dan Tijjani Reijnders membuat suplai bola ke lini depan tidak seperti sebelumnya. City pun terlihat kesulitan menciptakan peluang, terutama saat menghadapi lawan yang menerapkan tekanan tinggi.
Meski demikian, peran Haaland di tim tidak hanya soal mencetak gol. Guardiola memasukkannya ke dalam kelompok kapten, menandakan peran barunya sebagai salah satu pemimpin di skuad yang kini dihuni banyak pemain muda.
Kepergian sejumlah nama senior membuat pengalaman Haaland semakin dibutuhkan, baik di dalam maupun luar lapangan.
Secara taktik, City juga tengah beradaptasi dengan gaya bermain yang lebih direct dan cepat. Pendekatan ini dinilai cocok dengan karakter Haaland yang kuat dalam menyerang ruang dan duel fisik.
Dalam beberapa laga terakhir, City mulai kembali menemukan Haaland lewat umpan-umpan vertikal, meski penyelesaian akhirnya belum selalu maksimal.
Anfield sendiri bukan tempat yang bersahabat bagi Haaland. Ia belum pernah mencetak gol di sana di ajang Premier League bersama City. Namun dengan Liverpool dan City sama-sama bermain menyerang musim ini, peluang diyakini akan terbuka.
Duel melawan Liverpool bisa menjadi momentum kebangkitan. Haaland mungkin belum berada di puncak performa, tetapi ancamannya tetap nyata dan berpotensi menjadi pembeda dalam laga sebesar ini.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
