
Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero. (IMAGO/Giuseppe Maffia)
JawaPos.com - Tottenham Hotspur kembali menelan hasil pahit di Liga Premier. Bertandang ke Old Trafford pada Sabtu sore, Spurs takluk 0-2 dari Manchester United lewat gol Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes.
Kemenangan tersebut mengamankan posisi United di empat besar, sementara Tottenham kini hanya berjarak enam poin dari zona degradasi setelah West Ham meraih kemenangan di laga lainnya.
Melansir Give Me Sport, usai kekalahan ini, spekulasi soal masa depan pelatih Thomas Frank kembali mencuat. Namun, jika menilik jalannya pertandingan, ada sosok lain yang seharusnya lebih dulu disorot dan dimintai pertanggungjawaban.
Masalah utamanya ada pada Cristian Romero.
Cristian Romero selama ini dikenal sebagai salah satu bek terbaik di Liga Premier. Kualitas, agresivitas, dan mentalitasnya kerap dipuji. Namun di saat yang sama, para penggemar Tottenham juga sudah terlalu sering dibuat frustrasi oleh sisi gelap permainannya.
Laga melawan Manchester United menjadi contoh terbaru. Romero, yang dipercaya mengenakan ban kapten, mendapat kartu merah langsung di pertengahan babak pertama akibat tekel sembrono dan sama sekali tidak perlu terhadap Casemiro.
Dalam sekejap, situasi yang masih relatif seimbang berubah menjadi mimpi buruk bagi Spurs. Kartu merah tersebut adalah yang kedua bagi Romero musim ini.
Akibatnya, ia harus menjalani larangan bermain selama empat pertandingan, termasuk laga-laga penting melawan Newcastle, Fulham, Arsenal, dan Crystal Palace. Lebih parah lagi, ini bukan pertama kalinya ia diskors, ini adalah kali keempat Romero harus menepi karena hukuman.
Sebagai kapten, Romero memang terlihat peduli terhadap klub, termasuk lewat pernyataan-pernyataannya soal kondisi di luar lapangan.
Namun kepedulian saja tidak cukup. Emosi yang tidak terkontrol justru berulang kali merugikan tim. Saat ini, kontribusinya di lapangan terasa lebih banyak membawa masalah ketimbang solusi.
Situasi Tottenham sebenarnya sudah cukup rumit. Dalam laga melawan United, Spurs datang dengan daftar cedera panjang, dengan 12 pemain absen. Di tengah kondisi tersebut, Frank kembali mendapat pukulan ketika Destiny Udogie harus ditarik keluar karena cedera.
Dalam keadaan seperti ini, hal terakhir yang dibutuhkan tim adalah kapten yang absen karena kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.
Baca Juga: Rumor Transfer Real Madrid! Bek Muda Manchester United Leny Yoro Masuk Radar, Ini Sosoknya!
Spurs harus menjual Romero?
Melihat pola yang terus berulang, wacana kepergian Romero mulai terasa masuk akal.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
