
Barcelona menang 3-1 atas Atlético Madrid, Raphinha tampil mengesankan. (Dok. Instagram/@fcbarcelona)
JawaPos.com - Barcelona mendapat kabar kurang menyenangkan jelang fase krusial musim ini. Salah satu pemain andalan Hansi Flick di lini depan, Raphinha, dipastikan harus menepi sementara akibat cedera.
Klub asal Catalunya tersebut mengonfirmasi bahwa Raphinha mengalami overload pada otot adductor kaki kanan. Cedera ini membuat pemain berusia 29 tahun itu harus menjalani masa pemulihan selama sekitar satu pekan sebagai langkah pencegahan.
Raphinha kembali menunjukkan peran vitalnya bersama Barcelona musim ini. Ia telah mencatatkan 22 penampilan di semua kompetisi, dengan kontribusi 13 gol dan lima assist, menjadikannya salah satu penyerang paling produktif di skuad asuhan Hansi Flick.
Masalah fisik Raphinha terjadi saat Barcelona meraih kemenangan 3-1 atas Elche pada Sabtu malam. Ia ditarik keluar pada jeda babak pertama, yang kini diketahui sebagai langkah antisipasi tim medis.
“Raphinha mengalami overload pada otot adductor kaki kanannya. Ia akan absen sebagai tindakan pencegahan pada laga melawan Albacete, dengan masa pemulihan sekitar satu minggu,” tulis Barcelona dalam pernyataan resminya, mengutip dari Sports Mole.
Dengan kondisi tersebut, Raphinha dipastikan melewatkan laga perempat final Copa del Rey melawan Albacete, serta pertandingan La Liga kontra Mallorca pada 7 Februari. Namun, ia diperkirakan sudah bisa kembali bermain saat Barcelona menghadapi Girona pada 16 Februari.
Barcelona tetap difavoritkan saat menghadapi Albacete di ajang Copa del Rey. Meski demikian, lawan mereka bukan tanpa kejutan, setelah sebelumnya sukses menyingkirkan Real Madrid dari turnamen tersebut.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan pentingnya fokus dan mentalitas tim. Ia juga mengaku kecewa dengan absennya Raphinha di momen krusial ini.
“Dia pemain yang sangat penting bagi kami. Sekarang bagian terpenting musim sedang dimulai dan kami membutuhkan semua pemain,” ujar Flick.
Sebagai catatan, Barcelona merupakan pengoleksi gelar terbanyak Copa del Rey dengan total 32 trofi, dan kembali mengincar hasil maksimal meski harus kehilangan salah satu pilar serangannya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
