
Kerja sama apik Cole Palmer dan Joao Pedro bawa Chelsea ke delapan besar Liga Champions. (Instagram @colepalmer10).
JawaPos.com - Pertarungan sengit tersaji di Stadio Diego Armando Maradona saat Napoli menjamu Chelsea dalam laga Liga Champions pada Kamis (29/1).
Pertandingan yang diwarnai aksi saling balas gol itu berhasil membawa The Blues mencuri poin penuh setelah menundukkan tuan rumah dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan Chelsea itu tidak lepas dari kecerdikan taktik sang pelatih yang memasukkan Cole Palmer di babak kedua dan performa klinis Joao Pedro yang memborong dua gol penentu di paruh kedua pertandingan.
Laga dimulai dengan tensi tinggi sejak menit awal. Chelsea sebenarnya unggul lebih dulu pada menit ke-19 melalui tendangan penalty Enzo Fernandez. Penalti diberikan wasit setelah bek Napoli Juan Jesus melakukan pelanggaran handball di area terlarang.
Namun, Napoli yang tampil di kandang sendiri memberikan balasan cepat. Menit ke-33, Antonio Vergara berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan kaki kiri setelah memanfaatkan umpan matang Mathias Olivera.
Jelang babak pertama berakhir, Rasmus Hojlund mencetak gol pembalik keadaan pada menit ke-43 dan membuat skor 2-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, pelatih Chelsea Liam Rosenior melakukan perubahan penting dengan memasukkan Cole Palmer menggantikan Pedro Neto. Perubahan itu terbukti ampuh mengubah alur serangan tim asal London itu.
Pada menit ke-61, kerja sama apik Palmer membuahkan hasil. Palmer mengirimkan umpan akurat yang diselesaikan dengan sempurna oleh Joao Pedro melalui tendangan dari luar kotak penalti ke pojok kanan atas gawang Alex Meret. Skor pun berubah menjadi imbang 2-2.
Tidak berhenti di situ, melalui serangan balik cepat (fast break) pada menit ke-82, Cole Palmer kembali memberikan asis kedua bagi Joao Pedro.
Pemain asal Brasil itu melepaskan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti yang bersarang rendah di sudut gawang Napoli.
Pergantian pemain di menit-menit akhir, termasuk masuknya Benoit Badiashile untuk memperkuat pertahanan Chelsea, sukses meredam gempuran bertubi-tubi dari anak asuh Antonio Conte.
Meski Napoli sempat mengancam melalui peluang emas Romelu Lukaku pada masa injury time, skor 3-2 dengan keunggulan di tangan Chelsea tetap bertahan hingga peluit panjang ditiup.
Kemenangan itu membawa Chelsea mengamankan posisi delapan besar di klasemen Liga Champions.
Dalam wawancara usai laga, Liam Rosenior memuji ketangguhan mental anak asuhnya. Dilansir dari media sosial resmi Chelsea, Rosenior mengaku bangga melihat timnya dapat bangkit setelah kehilangan kendali di babak pertama.
“Saya sangat bangga dengan ketangguhan para pemain. Kami berhasil bangkit setelah babak pertama yang sulit di mana kami tidak cukup mengendalikan permainan. Gol-gol Joao Pedro sangat berkelas, dan Cole Palmer menunjukkan kualitas aslinya. Pergantian pemain memberikan dampak yang besar. Enzo dan Moi (Caicedo) di lini tengah berhasil mengontrol permainan,” jelas Rosenior.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
