
Penyerang Chelsea Liam Delap. (Dok. Liam Delap)
JawaPos.com - Chelsea sudah siap menantang Pafos di Liga Champions. Laga tersebut bakal dimainkan di Stamford Bridge, Kamis (22/1).
Pada sesi konferensi pers, Liam Delap hadir untuk mewakili para pemain Chelsea menjelang menghadapi Pafos. Sang penyerang, ditanya tentang keyakinannya untuk bisa memimpin lini depan Chelsea di Liga Champions.
"Ya, tentu saja. Itulah mengapa saya datang ke klub ini. Ini adalah klub yang bersejarah dan sukses. Kami memiliki tim yang sangat bagus dan kami hanya mencoba menemukan keseimbangan dan kebersamaan yang tepat, serta cara bermain kami, untuk mulai menang dan mulai merebut kembali trofi. Kami semua haus akan kesuksesan dan kami semua sangat termotivasi untuk menang. Jadi ya, itulah tujuannya," ucap Liam Delap yang dikutip laman resmi Chelsea, Rabu (21/1).
Usianya 22 tahun, tapi Liam Delap sudah menjadi penyerang utama Chelsea. Dia mengaku tidak terlalu terbebani dengan peran tersebut dan justru menikmatinya.
"Itulah mengapa kita bermain sepak bola dan itulah yang saya nikmati dari sepak bola: tekanannya. Anda membutuhkan itu dan itu sehat. Kami masih memiliki skuad yang sangat muda dan kami sedang membangunnya, jadi mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang kami akan menjadi tim yang sangat kuat," papar Delap.
Di Liga Champions, Delap hanya bermain dua pertandingan karena cedera hamstring yang dialaminya pada awal musim. Penyerang nomor punggung 9 tersebut juga baru mengoleksi satu gol di laga melawan Barcelona.
Di sisi lain, sang pelatih, Liam Rosenior mengungkapkan bahwa Chelsea sangat fokus menghadapi Pafos. Dia hanya ingin mengalahkan tim yang dihuni eks pemain Chelsea, David Luiz tersebut dan lolos ke babak selanjutnya.
"Itulah yang penting, jadi kami fokus pada pertandingan ini. Pafos bukanlah lawan yang mudah; mereka masih berada di posisi yang memungkinkan untuk lolos. Mereka memiliki kekuatan, dalam hal cara Albert (Celades) menyusun tim, yang harus kita waspadai."
"Tapi kita harus tampil sangat, sangat baik dan tidak terlalu memikirkan betapa pentingnya melewatkan pertandingan [di masa depan]. Yang terpenting adalah lolos kualifikasi," ujar Rosenior.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
