Pep Guardiola menilai kekalahan Manchester City dari Bodo/Glimt karena tidak diperkuat sejumlah bintang.
JawaPos.com - Klub asal Norwegia, Bodo/Glimt secara mengejutkan berhasil kalahkan Manchester City (Man. City) dengan skor telak 3-1 dalam lanjutan fase grup Liga Champions. Padahal secara kualitas, City tentu lebih diunggulkan.
Dalam keterangan pers, pelatih Man. City Pep Guardiola berkilah bahwa salah satu penyebab kekalahan tersebut adalah timnya tidak diperkuat sejumlah pemain inti sehingga berpengaruh pada performa di lapangan.
"Kami tidak diperkuat Jeremy [Doku], Savinho atau pemain sayap yang mumpuni dan pemain-pemain penting lainnya yang tidak dapat bermain. Mereka seharusnya bisa memberikan konsistensi lebih bagi kami, tetapi saya menilai para pemain telah tampil maksimal," ujar Guardiola seperti dikutip dari Sky Sports.
Ia juga menilai Bodo/Glimt tampil luar biasa, punya permainan yang terorganisir, dan kuat dalam melakukan duel dengan para pemain City.
"Mereka terorganisir dengan baik, memaksa tim saya untuk keluar dan kami tidak memiliki pemain untuk berduel satu lawan satu. Secara umum, Bodo bermain sangat bagus dan kami mengucapkan selamat kepada mereka," imbuhnya.
Selain itu, dikartu merahnya Rodri turut menjadi penyebab kekalahan Man City tersebut, karena membuat mereka timpang di lapangan tengah dan kalah dalam jumlah pemain. Namun, Pep menolak untuk mengkritik Rodri.
"Kartu merah itu situasi yang sulit. Kami kehilangan bola. Kami melakukan transisi tetapi mereka cepat dan terkadang Anda bereaksi dengan melanggar mereka," jelasnya.
Mantan pelatih Barcelona itu mewanti-wanti agar skuadnya kembali bangkit karena masih banyak pertandingan yang harus dilalui di sisa musim.
"Kita harus bangkit kembali - hasil sejak 2025 tidak bagus, baik di Liga Primer maupun Liga Champions Tapi kita harus menatap ke depan. Kita punya Beberapa hari untuk pertandingan melawan Wolves dan setelah itu Galatasaray," tuturnya lagi.
Manchaster City memang sedang dalam kondisi negatif. Pada tujuh laga terakhir di Liga Inggris, mereka kalah sekali dan seri empat kali, serta dua kali meraih kemenangan pada laga Piala FA dan Carabao Cup.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
