Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Januari 2026 | 23.36 WIB

Xabi Alonso Siap Kembali Melatih, Liverpool Jadi Opsi Utama?

Xabi Alonso menjadi pusat perhatian Eropa usai berpisah dengan Real Madrid. (Dok. @xabialonso) - Image

Xabi Alonso menjadi pusat perhatian Eropa usai berpisah dengan Real Madrid. (Dok. @xabialonso)

JawaPos.com - Xabi Alonso tampaknya tak akan lama menghilang dari pinggir lapangan. Fabrizio Romano, jurnalis yang dikenal luas karena keakuratannya dalam bursa transfer, ikut angkat bicara soal masa depan pelatih asal San Sebastián tersebut.

Melansir Defensa Central, menurut Romano, kembalinya Xabi Alonso ke dunia kepelatihan hanya tinggal menunggu waktu.

Jurnalis asal Italia itu menegaskan bahwa Xabi Alonso tidak berniat mengambil jeda panjang setelah berakhirnya masa baktinya di Real Madrid. Ia diperkirakan akan kembali melatih paling cepat pada musim panas ini, atau paling lambat pada 2027. Sebuah sinyal jelas bahwa Alonso sudah siap membuka lembaran baru dalam karier kepelatihannya.

Romano juga mengisyaratkan bahwa Alonso sangat antusias memulai proyek baru. Semangat itu membuatnya menyingkirkan opsi untuk beristirahat terlalu lama, meski pengalamannya di Madrid berakhir lebih cepat dari yang dibayangkan banyak pihak.

Liverpool Jadi Opsi Nyata

Sejumlah media Eropa mulai mengaitkan nama Xabi Alonso dengan Liverpool. Klub Inggris itu memiliki tempat spesial dalam karier sang pelatih, mengingat masa baktinya yang sukses di Anfield sebagai pemain. Selain faktor emosional, Alonso juga dinilai memiliki pemahaman mendalam soal budaya klub.

Kemungkinan ini makin menguat karena potensi reuni dengan Florian Wirtz, pemain yang berkembang pesat di bawah asuhannya.

Di sisi lain, proyek Arne Slot di Liverpool disebut belum berjalan sesuai ekspektasi. Kombinasi faktor-faktor ini membuat kedatangan Xabi Alonso ke Anfield menjadi skenario yang cukup realistis.

Meski demikian, belum ada keputusan final. Alonso dikabarkan masih mempertimbangkan beberapa opsi sebelum menentukan langkah selanjutnya. Yang jelas, terlepas dari perpisahannya yang prematur dengan Real Madrid, ia tetap menunjukkan antusiasme tinggi untuk kembali bekerja. Usianya yang relatif muda sebagai pelatih juga membuat banyak pihak yakin masa depannya masih sangat panjang.

Alasan di Balik ‘Kegagalan’ Xabi Alonso di Real Madrid

Tak bisa dimungkiri, masa jabatan Xabi Alonso di Real Madrid berakhir jauh lebih cepat dari perkiraan. Ia datang dengan reputasi luar biasa usai mencetak sejarah bersama Bayer Leverkusen, termasuk menjuarai Bundesliga dan melangkah ke final Liga Europa. Sambutan hangat dan ekspektasi tinggi langsung mengiringi kedatangannya di Santiago Bernabéu. Namun, masalah utama muncul di ruang ganti. Alonso dinilai gagal membangun hubungan yang solid dengan para pemain, terutama mereka yang berstatus senior.

Ketidakcocokan inilah yang menjadi alasan utama mengapa masa baktinya di Real Madrid dianggap ‘gagal’ oleh banyak pihak. Beberapa petinggi klub juga disebut kecewa dengan cara ia mengelola tim.

Sorotan Beralih ke Para Pemain

Menariknya, sebagian besar pendukung Real Madrid justru mulai mengalihkan sorotan ke para pemain. Kekecewaan itu diprediksi akan terasa pada laga hari Sabtu di Bernabéu. Para fans disebut sudah lelah melihat performa skuad yang baru saja melewati musim tanpa trofi dan terancam mengulang cerita serupa. Situasi ini membuat banyak pemain menjadi sasaran kritik, dan Florentino Pérez diyakini sepenuhnya menyadari tingkat ketegangan yang sedang terjadi.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore