Pelatih Real Madrid Xabi Alonso. (ig @realmadrid)
JawaPos.com - Memasuki hampir pertengahan musim, satu masalah mulai terlihat jelas di tubuh Real Madrid: absennya sosok gelandang kreatif yang benar-benar bisa mengendalikan tempo permainan.
Meski Xabi Alonso memiliki banyak pemain berkualitas di lini tengah, sentuhan kreativitas dan kontrol permainan kerap terasa kurang.
Situasi ini makin terasa setelah Los Blancos harus berpisah dengan dua legenda mereka, Toni Kroos dan Luka Modric, dalam dua musim panas berturut-turut.
Tanpa pengganti yang sepadan, warisan kreativitas di lini tengah perlahan memudar dan mulai berdampak pada permainan tim.
Pertanyaan pun mengemuka: mengapa Real Madrid tidak mendatangkan gelandang kreatif baru pada musim panas lalu?
Jurnalis Jorge Picon akhirnya memberikan gambaran yang lebih jelas soal sikap Real Madrid terkait persoalan ini.
Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa ada beberapa faktor krusial yang membuat transfer tersebut tak pernah terwujud.
“Beberapa faktor menghalangi kedatangan mereka. Pertama, masalah umum dalam beberapa tahun terakhir, adalah ketidakmampuan untuk menemukan pemain yang memenuhi persyaratan sepak bola dan finansial mereka,” tulis sang jurnalis.
Menurut laporan tersebut, manajemen Real Madrid sebenarnya sangat sadar bahwa tim membutuhkan gelandang dengan profil kreatif.
Bahkan, pada musim lalu klub secara aktif mencari pengganti Luka Modric, karena mereka sudah memahami bahwa musim tersebut kemungkinan besar menjadi musim terakhir sang maestro Kroasia.
Namun, upaya itu mentok pada dua kendala utama. Yang pertama adalah sulitnya menemukan pemain yang benar-benar cocok, baik secara kualitas maupun finansial.
Opsi yang sudah terbukti dianggap terlalu mahal, sementara pemain muda yang lebih terjangkau justru gagal meyakinkan staf teknis dan manajemen.
Tidak satu pun kandidat berhasil lolos semua “filter” ketat kebijakan transfer Real Madrid. Alhasil, klub memilih mengalihkan fokus untuk memperkuat posisi lain, ketimbang memaksakan transfer yang tidak sepenuhnya sesuai dengan rencana jangka panjang.
Faktor kedua berkaitan dengan keyakinan internal terhadap pemain yang sudah ada di dalam skuad. Saat itu, Real Madrid percaya bahwa kekurangan kreativitas bisa ditambal oleh dua nama penting.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
