Jules Kounde cetak gol untuk Barcelona lawan Frankfurt dalam pertandingan Liga Champions 2025/26 di Spotify Camp Nou pada Rabu (10/12). (UEFA.com)
JawaPos.com - Kemenangan Barcelona 2-1 atas Eintracht Frankfurt di Spotify Camp Nou ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih panas dari sekadar pertandingan.
Menurut investigasi terbaru El Confidencial, ada dugaan serius bahwa pekerja konstruksi Turki yang bekerja di proyek renovasi Camp Nou ikut membantu ultras Frankfurt menyelundupkan delapan suar ke dalam stadion meski menghadapi sederet pengamanan super ketat.
Padahal, untuk laga sebesar itu, Barcelona sudah memasang keamanan tingkat tinggi: tas diperiksa menyeluruh, penjagaan berlapis, hingga anjing pelacak khusus bahan peledak diturunkan.
Namun, entah bagaimana, suporter tim tamu masih bisa membawa suar dalam jumlah banyak, menyalakannya di tribun, bahkan ada yang dilemparkan ke arah pendukung Barcelona.
Situasi yang harusnya penuh euforia berubah tegang ketika gelas, koin, dan benda lain ikut beterbangan. Sementara pengumuman stadion memohon ketenangan completely ignored oleh para ultras.
Kekacauan memuncak ketika beberapa suporter Frankfurt menerobos pembatas kaca, membuat bagian tribun itu seperti zona bahaya.
Beruntung tidak ada korban luka, tetapi insiden ini cukup untuk membuat manajemen keamanan Camp Nou melakukan autopsi menyeluruh atas kelalaian yang terjadi.
Yang membuat heboh, sumber keamanan internal menyebut bahwa “Dari 2.500 warga Jerman, hanya sekitar 30 yang diidentifikasi sebagai berpotensi melakukan kekerasan,” sehingga ribuan orang lolos tanpa pemeriksaan mendalam.
Namun, fokus kini tertuju pada tuduhan bahwa pekerja dari perusahaan konstruksi Limak mungkin terlibat.
Menurut laporan tersebut, staf keamanan menerima informasi bahwa beberapa pekerja konstruksi Turki di Camp Nou membantu menyelundupkan suar dengan imbalan pembayaran.
Yang makin bikin merinding, petugas keamanan menegaskan betapa sulitnya melewati anjing pelacak bahan peledak tanpa trik tingkat tinggi.
“Satu-satunya cara agar anjing tidak mendeteksi jejak bubuk mesiu adalah melalui evakuasi udara, tetapi kita berbicara tentang prosedur yang sangat profesional dan dirancang dengan cermat,” ujar mereka.
Dengan UEFA yang kini on the move mempersiapkan tindakan disipliner, sorotan bukan hanya pada perilaku suporter Frankfurt, tetapi juga pada bagaimana celah sebesar ini bisa muncul dari dalam.
Barcelona jelas harus mencari cara agar masalah keamanan internal seperti ini tidak terulang, apalagi di tengah proses renovasi megastruktur kebanggaan klub.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
