
Aksi Pierre Kalulu di laga melawan Udinese. (Dok. Juventus)
JawaPos.com-Juventus berhasil melangkah ke perempat final setelah mengalahkan Udinese di babak 16 besar Coppa Italia. Laga yang berakhir dengan skor 2-0 tersebut dimainkan di Allianz Stadium, Rabu (3/12).
Di babak pertama, Juventus unggul lewat gol bunuh diri pemain Udinese Matteo Palma pada menit ke-23. Manuel Locatelli memastikan langkah La Vecchia Signora ke perempat final setelah mencetak gol penalti pada menit ke-68.
Bek Juventus Pierre Kalulu menyambut dengan gembira kemenangan melawan Udinese. Dia merasa percaya diri menghadapi laga berikutnya di semua kompetisi.
Pemain 25 tahun tersebut mengungkapkan keinginan Luciano Spalletti untuk bisa merebut bola di lini pertahanan lawan. Sang pelatih juga selalu melakukan pendekatan ke pemain yang membuat skuad Juventus termotivasi.
menurut dia, pertandingan itu penting untuk lolos ke babak selanjutnya. Kompetisi lain memang berbeda, tetapi pertandingan ini memberi keyakinan untuk menang
"Kami akan menghadapi pertandingan berikutnya dengan lebih percaya diri pada kemampuan kami," ujar dia.
"Pelatih selalu meminta kami untuk merebut bola setinggi mungkin di lapangan. Kami juga meningkatkan teknik, termasuk akurasi umpan. Dia memiliki standar yang tinggi dan kami harus selalu memberikan lebih. Dia memiliki pendekatan positif yang memotivasi kami," ucap Pierre Kalulu dikutip dari laman resmi Juventus, Rabu (3/12).
Penampilan Kalulu sangat baik terutama dari sisi distribusi bola. Melihat statistik permainannya dari Fotmob, dia merupakan pemain yang paling banyak melepaskan umpan dengan 76 umpan.
Pujian diberikan Luciano Spalletti kepada permainan Juventus. Bagi pelatih 66 tahun tersebut, tim asuhannya dapat memanfaatkan kemampuan dribel dengan sangat baik yang bisa menjadi pembeda.
"Pertandingan berjalan dengan benar, di semua area lapangan dan sepanjang pertandingan. Dari sudut pandang saya, saya melihat peningkatan setiap hari. Malam ini kami seharusnya bisa berbuat lebih banyak, tetapi kami harus puas karena kami telah membuat kemajuan yang signifikan," kata dia.
"Saya senang dengan konsistensi kami dalam tetap aktif dan tidak tegang saat bola berada di kaki lawan. Kualitas dribel kami selalu menjadi pembeda, kami berada di jalur yang benar, tetapi kami masih harus banyak bekerja," terang Spalletti.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
