Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Desember 2025 | 04.21 WIB

Ruang Ganti Real Madrid Terpecah: Tujuh Pemain Disebut Ingin Xabi Alonso Dipecat

Pelatih Real Madrid Xabi Alonso. (ig @realmadrid) - Image

Pelatih Real Madrid Xabi Alonso. (ig @realmadrid)

JawaPos.com-Drama di ruang ganti Real Madrid kembali mencuat. Kali ini, isu besar yang berputar di Valdebebas adalah munculnya dua kubu. Mereka yang mendukung Xabi Alonso dan mereka yang ingin sang pelatih segera dilepas. 

Hasil-hasil minor yang dialami Los Blancos dalam beberapa pekan terakhir membuat tensi semakin meningkat. Nama-nama pengganti mulai bermunculan di balik layar.

Florentino Pérez masih memilih diam. Namun tekanan sudah ada di pundaknya. Suasana internal tim mulai bergeser dari sekadar frustrasi kompetitif menjadi ketegangan nyata antar pemain.

Kubu yang Membela Xabi Alonso

Di tengah hebohnya rumor perpecahan, tidak sedikit pemain yang justru secara tegas membela Xabi Alonso. Nama-nama besar seperti Thibaut Courtois, Dean Huijsen, Eder Militao, Kylian Mbappé, hingga Aurelien Tchouaméni, disebut sangat mendukung pelatih asal Basque tersebut.

Melansir El Nacional, mereka percaya hasil buruk ini hanyalah fase. Dalam pandangan mereka, semua tim pasti melalui momen sulit. Bahkan Barcelona musim lalu pun merasakan hal serupa. Menariknya itu juga terjadi pada bulan November.

Para pemain ini merasa peran mereka semakin berkembang di bawah Alonso. Huijsen, misalnya, mendapat kepercayaan besar sejak kedatangannya musim panas lalu. 

Militao juga kembali menemukan performa terbaiknya setelah dua cedera lutut yang serius. Mbappé pun terlihat nyaman dengan struktur permainan yang dibangun mantan pelatih Leverkusen tersebut.

Kubu yang Menginginkan Pemecatan

Namun, menurut program El Partidazo de COPE, ada tujuh pemain bintang yang secara langsung meminta perubahan di kursi pelatih. Mereka dikabarkan merindukan hak istimewa yang dulu mereka nikmati di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

Nama-nama yang disebut masuk dalam daftar itu antara lain Vinícius Júnior, Jude Bellingham, Fede Valverde, Ferland Mendy, Rodrygo Goes, Brahim Díaz dan Endrick.

Kelompok ini disebut tidak puas dengan standar tinggi dan metode ketat Alonso. Intensitas latihan, aturan disiplin, hingga rotasi yang lebih kompetitif membuat beberapa pemain merasa kehilangan kenyamanan yang dulu mereka dapatkan.

Bagi sebagian pemain ini, Alonso dinilai terlalu keras dan sering membuat mereka berada di posisi yang tidak nyaman, baik dalam latihan maupun pertandingan.

Florentino Pérez dalam Dilema

Situasi ini membuat Florentino Pérez berada dalam dilema besar. Di satu sisi, Alonso adalah pilihannya. Pelatih yang dia yakini dapat membawa Madrid ke era baru. Di sisi lain, ada sektor penting di ruang ganti yang mulai mendesak perubahan.

Alonso masih memiliki kredibilitas yang kuat. Start musim Madrid yang luar biasa membuatnya mendapat pujian besar dari jajaran direksi. Namun seiring turunnya performa, rumor pemecatan mulai terdengar makin jelas.

Laga melawan Athletic Club de Bilbao disebut bakal jadi titik krusial. Mereka wajib meraih tiga poin. Jika gagal, pemecatan bukan lagi sekadar rumor melainkan keputusan yang akan mulai didiskusikan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore