Hansi Flick Hadapi Dilema Memilih Penyerang Sayap Jelang Barcelona vs Alaves
JawaPos.com - Barcelona tengah bersiap menyambut Deportivo Alaves pada Sabtu ini, dan di balik persiapan tersebut, Hansi Flick memikul satu keputusan penting yang bisa memengaruhi arah pertandingan: siapa yang akan mengisi posisi penyerang sayap.
Setelah kekalahan pahit 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge, isu kepemimpinan atau kekurangannya mulai mencuat dalam skuad Blaugrana. Di tengah performa yang lesu itu, satu nama justru menonjol: Raphinha.
Pemain sayap asal Brasil tersebut baru saja kembali dari cedera hamstring, namun tampil lebih dari setengah jam dan menjadi figur yang paling menunjukkan energi serta komitmen di lapangan. Dampaknya begitu terasa hingga tim pelatih mulai berpikir ulang soal statusnya untuk laga melawan Alaves.
Menurut SPORT, Flick sedang bimbang: apakah ia harus memulai laga dengan Raphinha atau kembali menahannya di bangku cadangan?
Secara performa, tak ada keraguan. Musim lalu, Raphinha terlibat dalam 60 gol, sebuah catatan impresif yang mencerminkan betapa vital perannya.
Namun musim ini ia diganggu cedera kambuhan, membatasi penampilannya hanya menjadi sembilan kali dan membuat Barcelona kehilangan daya gedor dari sisi sayap.
Dilema Flick pun lebih bernuansa medis daripada taktis. Staf klub sangat berhati-hati mengingat dua kali cedera kambuh musim ini. Kemunduran ketiga bisa menjadi pukulan berat, dan itu risiko yang tidak ingin diambil sembarangan.
Kondisi Skuad Memperkeruh Situasi
Absennya Fermin Lopez selama kurang lebih dua minggu semakin mengurangi opsi Flick di lini serang. Sementara itu, Marcus Rashford yang datang dengan status pinjaman memang mencatatkan angka yang solid, namun kontribusinya dalam bertahan masih jauh dari harapan.
Dengan situasi ini, Flick menghadapi dua pilihan yang sama-sama berat: Ia bisa saja memainkan Raphinha sejak awal, demi memastikan kemenangan penting di laga kandang.
Bisa juga ia justru akan mengandalkan rotasi, mempertahankan kehati-hatian medis dan berharap pemain lain mampu mengisi kekosongan secara cukup efektif.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
