Como raih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Sassuolo di Serie A. (Dok. football-italia)
JawaPos.com - Di tepi Danau Como, pertandingan Serie A antara Como dan Sassuolo menyajikan 90 menit yang intens. Pada Sabtu (29/11) dini hari di Stadio Giuseppe Sinigaglia, tim asuhan Cesc Fabregas mencatat kemenangan meyakinkan 2-0 berkat tekanan sejak menit awal, organisasi permainan yang matang, dan efektivitas di momen-momen krusial.
Pertandingan ini menjadi gambaran bagaimana Como yang kembali ke Serie A dengan optimisme tinggi, mulai menunjukkan identitas yang solid.
Awal Laga: Tekanan, ritme cepat, dan ancaman beruntun
Sejak peluit awal berbunyi, Como langsung menguasai jalannya pertandingan. Mereka bermain dengan aliran bola cepat dan kombinasi satu sentuhan yang menjadi ciri pendekatan Fabregas selama ini. Jesus Rodriguez yang menjadi motor serangan di sisi kiri menciptakan dua peluang awal dan memaksa Arijanet Muric melakukan penyelamatan penting. Tak jauh berselang, Alberto Moreno hampir membuka skor melalui pergerakan menusuk dari sayap.
Sassuolo tampak kesulitan menemukan ritme. Struktur mereka kerap terbuka ketika Como membangun serangan dari sayap, membuat lini belakang tim tamu harus bekerja ekstra hanya untuk menjaga keseimbangan.
Gol Pembuka
Kebuntuan pecah pada menit ke-14. Sebuah skema tendangan sudut pendek menciptakan kemelut di kotak penalti Sassuolo. Ketika bola liar memantul ke tengah, Anastasios Douvikas menjadi pemain paling sigap, mendorong bola dari jarak sangat dekat untuk membawa Como unggul 1-0. Gol itu mengubah dinamika laga: Sassuolo dipaksa keluar dari zona nyaman, sementara Como semakin percaya diri menekan.
Nico Paz sempat menambah ancaman lewat tendangan terarah, sementara Jayden Addai juga mendapat peluang yang akhirnya dapat diredam Muric. Sassuolo hanya beberapa kali keluar menyerang, dan salah satunya melalui Nemanja Matic yang memaksa Jean Butez melakukan penyelamatan gemilang. Namun tekanan yang datang dari Como terlalu konsisten untuk diimbangi.
Sassuolo Meredup, Como Mengendalikan
Menjelang turun minum, Sassuolo mulai kehilangan kesabaran. Ismael Kone menerima kartu kuning setelah intervensi yang terlambat, menandai periode frustrasi tim tamu. Como di sisi lain mulai menurunkan tempo dengan kontrol penuh, menguasai bola, mengalirkan umpan pendek, dan memaksa Sassuolo mengejar bayangan.
Babak Kedua: Pukulan Beruntun dan Pengunci Kemenangan
Babak kedua dimulai dengan kabar buruk bagi Sassuolo. Domenico Berardi harus ditarik keluar dan digantikan Cristian Volpato, mengurangi kreativitas serangan mereka secara signifikan. Tak lama setelahnya, Como menghukum kerapuhan pertahanan tim tamu lewat proses sederhana namun efektif.
Diawali umpan cerdik dari Alberto Moreno, bola jatuh tepat di area bebas setelah Muric menyisakan ruang. Dari situ, peluang mudah tercipta dan Como menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-53. Sassuolo sempat mencoba membalas melalui skema bola mati, tetapi tak ada serangan yang benar-benar mengancam.
Muric kembali bekerja keras untuk menghentikan peluang Douvikas yang hampir mencetak gol keduanya. Namun setiap perubahan yang dilakukan Fabio Grosso, termasuk memasukkan Luca Moro dan Alieu Fadera, tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Como tampil terlalu terorganisir, terlalu disiplin, dan terlalu nyaman dengan ritme permainannya sendiri.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
