
Sekjen FAM Noor Azman Rahman akui staf ubah dokumen pemain asing. (@FAM_Malaysia/X)
JawaPos.com-Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berada di bawah tekanan. Komite Banding FIFA memerintahkan investigasi menyeluruh terkait skandal pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain naturalisasi.
Dalam laporan keputusan resmi yang diterbitkan FIFA, komite banding mempertahankan sanksi yang dijatuhkan pada 3 November. Itu setelah penggunaan dokumen palsu oleh sejumlah pemain asing yang dinaturalisasi untuk bermain di tim nasional Malaysia terbukti.
Komite banding menyatakan penyelidikan ini bertujuan mengidentifikasi individu yang bertanggung jawab atas pemalsuan dokumen. Sekaligus menilai efektivitas mekanisme kepatuhan dan tata kelola internal FAM.
Dilansir dari New Straits Times, penyelidikan akan memfokuskan perhatian pada Sekretaris Jenderal FAM Datuk Noor Azman Rahman serta dua agen FIFA berlisensi, Nicolas Puppo dan Frederico Moraes. Keterlibatan ketiganya dianggap menimbulkan kekhawatiran serius sehingga memerlukan pemeriksaan mendalam.
Di sisi lain, FAM mengakui bahwa sejumlah staf internalnya melakukan penyesuaian administratif (administrative adjustments) pada akta kelahiran pemain asing yang terlibat dalam skandal dokumen naturalisasi.
FAM mengklaim hal itu dilakukan sambil menunggu konfirmasi resmi dari otoritas Malaysia. Namun, staf tersebut menegaskan bahwa tindakan itu dilakukan tanpa persetujuan komite eksekutif maupun Sekjen FAM Datuk Noor Azman Rahman yang saat ini telah ditangguhkan.
Baca Juga: Haiti Dipastikan Lolos Piala Dunia 2026, Les Grenadiers Akhiri Penantian Panjang 50 Tahun Lebih
Noor Azman mengakui staf administrasi FAM menangani ulang dokumen saat menyusun berkas kelayakan.
“Saya mengakui bahwa anggota administrasi FAM menangani dan memformat ulang beberapa salinan akta kelahiran serta dokumen pendukung saat menyusun berkas kelayakan secara lengkap,” kata Noor Azman.
Namun, Noor Azman menyebut perubahan itu bersifat administratif dan tidak bertujuan menggantikan dokumen resmi yang seharusnya diverifikasi.
“Hal ini termasuk konten yang telah diubah dalam sertifikat yang diberikan oleh para agen. Langkah-langkah itu bersifat administratif dan tidak pernah dimaksudkan untuk menggantikan salinan tersertifikasi atau proses verifikasi resmi apa pun,” jelas Noor Azman dikutip dari NST.
FIFA menginstruksikan investigasi terpisah terkait dugaan penurunan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam tiga laga persahabatan internasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran tambahan dan apakah sanksi lanjutan harus dijatuhkan.
FIFA juga menegaskan bahwa pemalsuan dokumen merupakan pelanggaran serius. Sekretariat FIFA diperintahkan untuk melaporkan kasus ini kepada otoritas kriminal di Brasil, Argentina, Belanda, Spanyol, dan Malaysia.
Negara-negara tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan dokumen atau identitas pihak yang terlibat.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
