Ephron Mason-Clark (10) cedera usai cetak gol bicycle kick. (X/@Coventry_City)
JawaPos.com - Aksi heroik pemain klub asal Inggris Coventry City berubah jadi momen tragis ketika Ephron Mason-Clark mencetak gol indah lewat tendangan salto, yang justru membuatnya harus dibawa keluar lapangan menggunakan tandu.
Insiden dramatis ini terjadi saat laga melawan Stoke City di ajang Championship Inggris.
Pertandingan antara Coventry City dan Stoke City berlangsung sengit dengan skor 0-0 hingga menjelang akhir.
Pada menit ke-86, Ephron Mason-Clark menjadi pahlawan bagi timnya setelah mencetak gol kemenangan melalui tendangan salto (bicycle kick) spektakuler yang juga memastikan kemenangan bagi tim asuhan Frank Lampard.
Namun, di balik gol indah itu Mason-Clark bertabrakan keras dengan pemain Stoke City hingga membuat sang pemain tidak sadarkan diri di lapangan. Rekan setim dan tim medis kemudian segera menghampiri untuk memberikan pertolongan pertama.
Setelah beberapa menit penanganan, pemain berusia 26 tahun itu akhirnya harus dibawa keluar lapangan menggunakan tandu karena tidak mampu berjalan sendiri. Akibat insiden itu, pertandingan sempat ditunda sekitar 15 menit sebelum dilanjutkan kembali.
Menurut laporan Sky Sports, Mason-Clark didiagnosis mengalami gegar otak (concussion) akibat benturan yang terjadi di lapangan.
Biasanya, pemain dengan kondisi gegar otak disarankan untuk istirahat sekitar tiga minggu. Hal ini dapat menjadi kerugian besar bagi Coventry City yang saat ini tengah memuncaki klasemen sementara.
Meskipun demikian, pelatih Frank Lampard memuji performa anak asuhnya itu.
“Mason-Clark mendapat benturan cukup keras di wajah. Gol itu luar biasa dari segi tingkat keterampilannya. Tidak semua pemain bisa melakukan hal seperti itu. Ia bermain sangat baik hari ini,” ujar Lampard dikutip dari Daily Mail.
Frank Lampard juga menambahkan bahwa kemenangan ini merupakan bukti kerja keras tim yang tampil disiplin dari awal hingga akhir laga.
“Rasanya luar biasa bisa menang seperti ini karena ini laga yang sulit. Kami mengatasi pertandingan dengan sangat baik dari awal hingga akhir. Kerja keras para pemain, kebersamaan, dan pendekatan taktisnya luar biasa, terutama saat bertahan tanpa bola. Kami benar-benar pantas menang melawan tim yang sangat bagus,” tambah Lampard.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
