
Phil Foden kembali menemukan level terbaiknya. (Dok Manchester City)
JawaPos.com – Gelandang serang Manchester City, Phil Foden mengakui bahwa "senyum" telah kembali dalam permainannya sebagai rahasia di balik kebangkitan performa pemain berusia 25 tahun itu musim ini.
Foden menyapu bersih tiga penghargaan individu terbesar sepak bola Inggris pada musim 2023/2024, Pemain Terbaik FWA, Pemain Terbaik PFA, dan Pemain Terbaik Liga Inggris, atas penampilannya yang mencetak 40 gol dan asis di semua kompetisi.
Namun, setelah itu, ia mengalami penurunan yang sangat signifikan sejak bermain di kompetisi Euro 2024 bersama timnas Inggris, meskipun The Three Lions saat itu berhasil mencapai final, walau kembali gagal meraih gelar.
Foden beralih dari musim terbaiknya menjadi musim terburuknya di musim 2024/2025, dan kemudian menjelaskan bahwa pemain lulusan akademi Manchester City ini menghadapi "banyak hal yang terjadi di luar lapangan secara mental."
Cedera juga disebut-sebut menjadi penyebab utama penurunan level permainannya ketika masalah ligamen pergelangan kaki yang dideritanya menjelang akhir musim 2023/2024 semakin memperburuk keadaan.
Kini, Foden telah menemukan kembali performa terbaiknya di awal musim 2025/2026 dan dua golnya di Liga Champions, saat City mengalahkan Borussia Dortmund 4–1 pada Kamis (6/11) terasa seperti kebangkitan kembali sosok terbaiknya.
"Saya menyukainya (kebangkitan performa). Saya hanya perlu bermain dengan senyum di wajah saya, dan itulah yang sedang saya lakukan. Tahun lalu memang berat, bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk semua orang,” ujar Foden kepada TNT Sports pasca pertandingan
“Ada kebersamaan baru musim ini, dan Anda bisa merasakannya. Anda akan belajar banyak ketika melewati masa sulit. Kami memiliki kapten-kapten hebat di tim kami dan kami berdiskusi tentang bagaimana kami bisa kembali ke jalur yang benar.
“Kami juga telah menambahkan pemain-pemain hebat ke dalam skuad, dan itu telah membawa semangat dan kebersamaan yang baru. Ini semua tentang mencoba menjadi tim seperti dulu, dan musim ini kami mulai melihat sekilas hal itu," tandas Foden.
Setelah pertandingan, pelatih The Citizens, Pep Guardiola menyatakan kepada para wartawan bahwa "Phil (Foden) telah kembali!" Sang juru taktik menyesalkan bahwa performa terbaik Foden "terlewatkan" musim lalu.
“Saya pikir dia (Foden) akan sangat membantu kami. Selama Phil bahagia dan dicintai, kita tidak perlu banyak bicara. Dia pemain yang spesial. Tapi kami membutuhkan gol-golnya dan semoga ini langkah pertama untuk mewujudkannya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
