
Kandang Aston Villa, Stadion Villa Park tampak depan. (Dok Aston Villa FC)
JawaPos.com – Manajer Maccabi Tel Aviv, Zarko Lazetic mengaku sedih karena para pendukung tim tamu dilarang menghadiri pertandingan Liga Eropa melawan Aston Villa, yang digelar di Stadion Villa Park karena keamanan ketat mulai diberlakukan.
Pertandingan fase liga kompetisi kasta kedua Eropa telah menjadi isu politik besar setelah para pendukung klub Israel tersebut dilarang hadir karena kekhawatiran akan keselamatan mereka di tanah Inggris.
Keputusan tersebut dibuat oleh Kelompok Penasihat Keamanan Birmingham yang merupakan wilayah tuan rumah, dengan Villa tidak terlibat, tetapi keputusan tersebut memicu perdebatan di tingkat parlemen karena Perdana Menteri Sir Keir Starmer menyebut hal itu "salah."
Kemudian Maccabi akan menolak tiket apa pun jika keputusan tersebut dibatalkan. Sementara, Lazetic ingin tetap fokus pada sepak bola, tetapi setuju akan lebih baik jika timnya memiliki pendukung yang datang paling tidak 2 ribu suporter tim tamu di dalam Villa Park.
"Adil atau tidak (keputusan dilarang kedatangan tim tamu), di dunia ini saya bukan orang yang berhak menilai itu, tetapi di lapangan, 11 lawan 11 dan kami (Maccabi) akan berusaha melakukan yang terbaik," kata Lazetic.
Melansir dari ESPN, lebih dari 700 petugas polisi akan dikerahkan di tengah operasi keamanan besar-besaran, yang akan melibatkan kuda polisi, anjing polisi, dan unit drone, dengan beberapa protes direncanakan pada Jumat (7/11) menjelang pertandingan.
Kepolisian West Midlands juga mengumumkan pada Rabu (5/11) malam waktu Inggris, bahwa mereka akan menggunakan Pasal 60, soal wewenang untuk "menghentikan dan menggeledah orang tanpa perlu alasan yang masuk akal" karena memperketat perkejaan.
Beberapa protes pendukung Palestina diperkirakan akan berlangsung di sekitar Villa Park, sementara belum jelas apakah akan ada protes balasan atau apakah penggemar Maccabi akan hadir tanpa tiket nekat datang ke Birmingham.
Para penggemar The Villans juga telah diperingatkan untuk tidak memajang gambar atau bendera yang dianggap berbau politik apa pun, sesuai peraturan UEFA, pada malam yang diperkirakan akan berlangsung dengan suhu panas.
Sebelumnya, para jurnalis Inggris juga diperingatkan untuk tidak mengajukan pertanyaan apa pun yang bukan tentang sepak bola pada konferensi pers pra-pertandingan yang digelar oleh pelatih Villa, Unai Emery, di tempat latihan, di mana dua pendukung pro-Palestina berdiri di luar.
"Ini Eropa dan kami bermain di Eropa melawan tim-tim yang sangat bagus. Pertama, ini tentang rasa hormat kami terhadap Liga Eropa, terhadap kompetisi ini. Kedua, ini tentang rasa hormat kami terhadap Maccabi Tel Aviv,” ucap Emery.
"Tujuannya adalah berada di 24 besar, tetapi prioritas pertama yang dapat kami capai untuk berada di delapan besar. Kami akan bermain besok untuk benar-benar mengeluarkan kemampuan terbaik. Kami ingin menikmati perjalanan di Liga Eropa," tandasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
