
Andik Vermansyah ketika diminta bertukar jersey oleh David Beckham di laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. (Instagram Andik Vermansyah)
JawaPos.com — Inggris selalu dikenal sebagai negeri penghasil penyerang legendaris yang mewarnai sejarah sepak bola dunia. Dari era klasik hingga modern, The Three Lions melahirkan bomber-bomber tajam yang menjadi simbol gairah dan determinasi sepak bola Inggris.
Di antara nama-nama besar itu, ada satu yang punya kisah menarik dengan Indonesia.
Ya, David Beckham, ikon sepak bola dunia yang pernah menekel Andik Vermansah dalam laga persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, menjadi bagian dari daftar ini.
Sebuah momen langka yang membuat penggemar Tanah Air masih mengingatnya hingga kini.
Inggris pernah mengalami masa keemasan di era 1990-an ketika menembus semifinal Piala Dunia 1990 dan Euro 1996.
Saat itu, sepak bola Inggris sedang dihuni banyak pemain bertalenta yang kemudian menjadi legenda di klub dan tim nasional. Nama-nama seperti Paul Gascoigne, Alan Shearer, dan Paul Scholes menjadi simbol kejayaan masa itu.
Sepuluh pemain terbaik Inggris di era 90-an meliputi Stuart Pearce, Tony Adams, Chris Waddle, Matt Le Tissier, Paul Ince, David Platt, David Beckham, Paul Scholes, Alan Shearer, dan Paul Gascoigne.
Mereka bukan hanya berperan penting di tim nasional, tapi juga menjadi ikon di level klub dengan gaya permainan khas Inggris yang keras namun elegan.
Jika daftar itu diperluas menjadi 15 penyerang terhebat dalam sejarah sepak bola Inggris, sejumlah nama lain seperti Wayne Rooney, Harry Kane, Michael Owen, Gary Lineker, dan Jimmy Greaves layak masuk ke dalamnya.
Mereka semua punya catatan luar biasa dalam mencetak gol dan membawa nama Inggris disegani di pentas internasional.
Alan Shearer tentu menempati posisi istimewa dalam daftar ini. Dengan 260 gol di Premier League, ia masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa liga Inggris.
Gaya bermainnya yang kuat, tajam, dan lugas membuatnya disegani lawan di mana pun ia tampil.
Paul Gascoigne berada di urutan puncak karena kehebatannya mengatur serangan dan kemampuannya menghidupkan permainan.
Meski bukan penyerang murni, kontribusinya dalam mencetak gol serta membangun peluang membuatnya menjadi roh permainan Inggris di era 90-an.
Paul Scholes dan David Beckham juga tak kalah berpengaruh. Keduanya menjadi representasi generasi emas Manchester United dan timnas Inggris.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
