
Real Madrid tuntut kompensasi ke UEFA. (@realmadrid/X)
JawaPos.com-Klub raksasa Spanyol Real Madrid secara resmi menuntut kompensasi dari UEFA setelah pengadilan di Madrid memutuskan badan pengatur sepak bola Eropa itu melanggar hukum persaingan Uni Eropa terkait pemblokiran proyek European Super League.
Pengadilan Provinsi Madrid menolak banding yang diajukan UEFA, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), dan La Liga, terhadap keputusan sebelumnya yang menyatakan bahwa badan sepak bola Eropa itu bersalah melanggar hukum kompetisi Uni Eropa.
Keputusan ini menjadi angin segar bagi Real Madrid yang selama ini menjadi pendukung utama gagasan Super League. Dalam pernyataannya, Real Madrid menyebut gembira dengan keputusan pengadilan dan menegaskan bahwa putusan ini membuka jalan untuk menuntut ganti rugi atas kerugian besar yang dialami klub akibat larangan UEFA.
Klub berjuluk Los Blancos itu juga menegaskan akan terus berjuang demi kebaikan sepak bola global dan para penggemar. Dilansir dari AP News, Kamis (30/10), Pengadilan Uni Eropa (CJEU) telah menetapkan pada Desember 2023 bahwa aturan UEFA dan FIFA pada 2021 yang digunakan untuk memblokir European Super League dinilai menyalahgunakan dominasi pasar dan bertentangan dengan hukum Uni Eropa.
Meskipun demikian, UEFA menegaskan bahwa putusan terbaru itu tidak mengesahkan proyek Super League yang telah dibatalkan pada 2021.
“Putusan tersebut juga tidak melemahkan aturan otorisasi UEFA yang berlaku saat ini, yang diadopsi pada 2022 dan diperbarui pada 2024, serta tetap sepenuhnya berlaku,” jelas UEFA.
UEFA menyatakan akan meninjau keputusan itu sebelum memutuskan langkah hukum berikutnya. Pihak La Liga juga menyampaikan pendapatnya mengenai putusan pengadilan.
“Putusan pengadilan hanya berfokus pada aspek prosedural, menetapkan bahwa sistem otorisasi harus didasarkan pada kriteria yang transparan, objektif, dan dapat ditinjau kembali, tanpa membuat pernyataan apa pun mengenai substansi atau kelayakan turnamen alternatif yang potensial,” jelas La Liga dikutip dari AP News.
Sementara itu, A22 Sports Management, agen promotor European Super League yang berbasis di Madrid juga menyatakan akan menuntut kompensasi dari UEFA karena dinilai mengabaikan keputusan hukum yang mengikat.
Meskipun demikian, dukungan terhadap kebangkitan Super League masih tidak jelas. Klub-klub besar seperti Juventus telah menarik diri, sedangkan Barcelona mulai mendekatkan diri kembali ke UEFA.
Sementara itu, Real Madrid saat ini menjadi satu-satunya klub besar yang masih memperjuangkan proyek ambisius itu.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
