
Ilustrasi wasit sepak bola. IFAB godok aturan baru jelang Piala Dunia 2026. (@TheIFAB/X)
JawaPos.com-Menjelang perhelatan Piala Dunia 2026, dunia sepak bola bersiap menghadapi perubahan besar dalam aturan permainan. Badan pengatur sepak bola dunia tengah membahas pembaruan sistem VAR dan kemungkinan penerapan batas waktu dalam melakukan lemparan ke dalam.
Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) tengah menggodok perubahan penting dalam sistem Video Assistant Referee (VAR). Perubahan ini memungkinkan VAR ikut campur dalam kasus kartu kuning kedua (second yellow card) yang salah diberikan wasit, sebuah keputusan yang selama ini tak dapat dikoreksi dalam pertandingan resmi.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Football and Technical Advisory Panels IFAB yang dihadiri mantan pemain, pelatih, dan wasit top dunia. Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa usul aturan baru akan diajukan secara resmi dalam Annual Business Meeting di Heathrow pada Januari mendatang.
Setelah itu, rencana ini akan disahkan pada Annual General Meeting di Cardiff pada Februari 2026. Secara resmi, aturan baru itu akan berlaku mulai 1 Juli, tetapi FIFA berupaya mempercepat penerapannya agar dapat digunakan lebih awal pada Piala Dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, yang dimulai 11 Juni.
Dilansir dari Daily Mail, FIFA sebagai badan sepak bola dunia yang memiliki empat dari delapan suara dalam IFAB, disebut akan mendorong agar perubahan ini segera diterapkan demi menjamin keadilan di lapangan.
Selain soal VAR, IFAB juga membahas aturan baru untuk mempercepat tempo pertandingan. Salah satu topik yang mencuri perhatian adalah kemungkinan penerapan batas waktu bagi pemain saat melakukan lemparan ke dalam (throw-in).
Menurut The Guardian, langkah ini terinspirasi dari aturan baru untuk kiper yang hanya diperbolehkan memegang bola selama delapan detik. Tujuannya agar mengurangi pemborosan waktu dan menjaga agar bola lebih sering dimainkan.
Jika disetujui, VAR yang lebih fleksibel dan aturan waktu yang lebih ketat diharapkan membuat pertandingan dapat berjalan lebih adil, dinamis, dan efisien menjelang Piala Dunia 2026.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
