Lamine Yamal memanaskan suasana jelang El Clásico dengan komentar tajam soal Real Madrid. (@lamineyamal)
JawaPos.com - Sore yang suram bagi Barcelona di ibu kota Spanyol. Dalam laga El Clasico pertama musim ini, tim asuhan Hansi Flick harus mengakui keunggulan Real Madrid dengan skor 2-1 di Santiago Bernabéu.
Gol tunggal Fermin Lopez tak cukup untuk menahan kebangkitan tuan rumah yang membalas lewat Kylian Mbappé dan Jude Bellingham.
Asisten pelatih kepala Barcelona Marcus Sorg mengakui bahwa performa timnya jauh dari kata ideal. Ia menilai banyak aspek permainan Blaugrana yang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Saya pikir pada akhirnya kami membuat lebih banyak kesalahan daripada biasanya. Level pertahanan kami rendah, dan di sepertiga akhir kami tidak cukup tajam untuk menciptakan peluang,” ujar Sorg.
Sorg juga menyoroti performa Lamine Yamal, yang kali ini tampil kurang meyakinkan dan kesulitan memberikan dampak besar di sisi sayap. Menurutnya, tekanan dan suasana El Clasico bisa jadi turut memengaruhi pemain muda berusia 18 tahun itu.
“Itu tidak mudah. Kami berbicara di babak pertama untuk menciptakan lebih banyak situasi satu lawan satu, tapi mereka (Real Madrid) bertahan dengan sangat baik. Sering kali Yamal dihadang dua lawan satu agar tidak bisa masuk ke area. Itu normal. Dia masih muda dan kami akan membantunya berkembang,” kata Sorg.
Pelatih asal Jerman itu menambahkan bahwa Yamal masih dalam proses pemulihan dan butuh waktu untuk kembali ke ritme terbaiknya.
“Dia baru pulih dari cedera, jadi butuh waktu dan menit bermain. Dia baru berusia 18 tahun, wajar jika butuh adaptasi. Lawan-lawan kini mulai mempelajarinya, jadi kami harus bekerja lebih keras agar dia bisa menunjukkan kualitas terbaiknya.”
Ketika ditanya apakah sorakan dan tekanan dari publik Bernabéu memengaruhi permainan sang wonderkid, Sorg tidak menampik hal tersebut.
“Mungkin sedikit. Karena dia masih belajar menghadapi publik, siulan-siulan itu... Ini bagian dari proses. Biasanya dia sangat termotivasi, tapi hari ini tidak mudah baginya,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
