
Thailand memecat pelatih Masatada Ishii. (Istimewa)
JawaPos.com-Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) membuat langkah mengejutkan memberhentikan pelatih kepala tim nasional Masatada Ishii, pada Selasa (21/10). Keputusan ini mengakhiri masa jabatan pelatih asal Jepang itu yang dimulai pada Desember 2023.
Kabar pemutusan kerja sama ini dikonfirmasi FAT melalui pernyataan resmi yang dikutip dari ThaiFootballs. Dalam rilis tersebut, federasi menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah adanya perbedaan filosofi antara pihak manajemen teknis FAT dan Ishii, terkait arah pengembangan tim nasional.
FAT dan Coach Ishii memiliki visi yang berbeda dalam hal manajemen tim serta pendekatan teknis. Setelah melakukan pembicaraan intensif, kedua belah pihak sepakat untuk berpisah secara baik-baik.
Masatada Ishii dikenal sebagai sosok berpengalaman di dunia sepak bola Asia Tenggara. Sebelum menukangi Thailand, dia sempat sukses bersama klub Buriram United. Dia membawa tim tersebut meraih gelar Thai League 1. Namun, kiprahnya bersama tim nasional Thailand ternyata tidak bertahan lama.
Di bawah asuhan Ishii, performa Gajah Perang sebenarnya cukup stabil, meski belum menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam beberapa laga terakhir, Thailand sempat mengalami inkonsistensi hasil, yang disebut-sebut menjadi salah satu alasan munculnya perbedaan pandangan soal strategi jangka panjang tim.
Kini, FAT tengah bergerak cepat untuk mencari pelatih baru yang diharapkan bisa membawa Thailand tampil lebih kompetitif. Federasi menargetkan nama pengganti Ishii sudah bisa diumumkan sebelum laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Singapura dan Sri Lanka pada November 2025.
Meski perpisahan ini terbilang mendadak, FAT menegaskan bahwa mereka tetap menghormati kontribusi yang telah diberikan Ishii selama menjabat. Sementara itu, pelatih asal Jepang itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada federasi dan para pemain atas kerja sama yang telah terjalin.
Keputusan ini sontak menjadi sorotan publik sepak bola Asia Tenggara. Banyak yang menilai bahwa perbedaan filosofi antara pelatih dan federasi adalah hal lumrah, namun langkah cepat FAT dalam memutuskan perubahan ini menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun masa depan tim nasional yang lebih solid dan selaras secara visi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022