
Selebrasi gol pembuka timnas Italia yang dicetak Moise Kean. (Reuters/Ints Kalnins)
JawaPos.com–Timnas Italia sukses mengalahkan Estonia 3–1 di Stadion Lillekula, pada Minggu (12/10) pagi. Pelatih Gennaro Gattuso menegaskan yang terpenting adalah terus menciptakan peluang.
Gattuso menyatakan kesiapannya untuk fokus playoff Piala Dunia 2026. Timnas Italia mengawali pertandingan dengan baik. Moise Kean membuka skor di menit kelima memanfaatkan umpan cantik Federico Dimarco.
Namun, striker Fiorentina itu tertatih-tatih keluar lapangan karena pergelangan kaki kanannya terkilir.
Tepat di menit ke-30, Mateo Retegui gagal mengeksekusi penalti ketika Karl Hein menjadi pahlawan Estonia. Dia berhasil menebak dengan tepat dan menepis tendangan penalti rendah penyerang Al Qadsiah yang diarahkan ke kiri tiang gawang.
Delapan menit berselang, Retegui menebus kegagalan penaltinya setelah menerima umpan Riccardo Orsolini yang berhasil menusuk pertahanan sisi kanan tuan rumah usai melakukan kerja sama dengan Riccardo Calafiori.
Gol ketiga Gli Azzurri dicetak Francesco Pio Esposito, yang mencatatkan gol debut di timnas senior Italia di usia 20 tahun, menyelesaikan umpan crossing rendah dari Leonardo Spinazzola.
Sayangnya, Gianluigi Donnarumma gagal menjaga gawangnya dari clean sheet dua menit setelah gol Esposito, di mana pemain pengganti, Rauno Sappien, berhasil menyontek bola ke gawang Italia.
Setelah laga berakhir, Gattuso mengungkap sisi positif dari kemenangan berharga anak asuhannya di kandang Estonia dalam misi membangkitkan skuad Gli Azzurri yang sempat terpuruk.
"Yang penting adalah menciptakan peluang. Anda bisa melewatkannya dan melihat penalti (Retegui) juga berhasil diselamatkan, tetapi yang terpenting adalah mendapatkan peluang-peluang itu," ujar Gattuso kepada RAI Sport.
"Kami harus terus seperti ini. Sejarah kami menunjukkan bahwa selalu kesulitan di pertandingan kedua (dalam jeda internasional). Kami memiliki banyak hal yang dipertaruhkan, karena jika kami menang, maka Israel akan tersingkir, dan kami dapat mempersiapkan diri untuk playoff dengan lebih tenang," imbuh dia.
"Kami memiliki misi, untuk berkembang dari pertandingan ke pertandingan, tetap bersatu dan bekerja keras, lalu membangun kepercayaan diri. Ketika saya melihat semangat ini, kami mungkin membuat beberapa kesalahan, tetapi saya tetap sangat senang dengan penampilan tim," lanjut Gattuso.
"Kami harus terus menekan dan berharap untuk terus berkembang. Kesalahan Gigio (Donnarumma) hanya sesaat. Saya jarang melihat tim mana pun mendominasi sepenuhnya selama 90 menit. Malahan, itu dapat membantu kami mengingat pentingnya fokus," tandas sang juru taktik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
