
Nuno Espirito Santo bertemu dengan kapten West Ham, Jarrod Bowen, di latihan pertama. (Dok West Ham United FC)
JawaPos.com – Nuno Espirito Santo akan menjalani debutnya menjadi pelatih kepala West Ham saat bertandang ke markas Everton, Stadion Hill Dickinson pada Selasa (30/9) dini hari WIB, dengan tekad langsung membuat “identitas” baru untuk The Hammers.
Espirito Santo resmi ditunjuk sebagai juru taktik West Ham pada Sabtu (27/9) waktu Inggris, hanya empat jam setelah pemecatan Graham Potter dari kursi panas Stadion Olimpiade London, dan langsung memulai latihan bersama para punggawa The Hammers di sore hari yang sama.
Nuno juga baru saja dipecat dari kursi kepelatihan Nottingham Forest kurang dari tiga minggu lalu, kini ia harus mewarisi tim yang berada di peringkat ke-19 Liga Inggris setelah kalah empat kali dari lima pertandingan dan tersingkir dari Piala Carabao setelah ditumbangkan Wolves.
Mengutip dari West Ham TV, pelatih berusia 51 tahun tersebut berusaha mengenal para pilar The Hammers untuk segera membangun chemistry dan menciptakan identitas baru untuk tim asal London timur ini.
"Saya berusaha, sesegera mungkin, untuk mengenal semua pemain. Saya rasa, saya lebih mengenal mereka daripada mereka mengenal saya. Kami adalah pelatih dan berusaha untuk mendapatkan semua informasi tentang para pemain," ujarnya.
"Banyak dari mereka (mengenal saya), kami pernah saling berhadapan sebelumnya dan sekarang kami sedang mempersiapkan diri untuk berlaga dalam pertandingan yang sulit melawan Everton."
"Sekarang ini adalah awal yang baru bagi semua orang (di West Ham). Ini adalah proses baru yang harus benar-benar kita jalani, dan kita mencari tahu siapa diri kita dan apa yang kita inginkan (di lapangan)," lanjut juru taktik asal Sao Tome itu.
“Pertama-tama, kita harus menyadari siapa diri kita, baru kemudian kita bisa menciptakan identitas. Tapi, pertama-tama, kita harus saling mengenal dengan sangat baik."
Mengingat para pendukung West Ham sangat fanatik dan bersemangat mendukung timnya apapun yang terjadi, Espirito Santo menyampaikan ingin mempersembahkan sesuatu untuk supporter setia The Hammers.
“Para pendukung sangat penting. Itulah mengapa saya sangat yakin apa yang ingin kami capai adalah sebuah platform. Sekarang bukan saatnya untuk meminta dukungan para penggemar. Sekarang saatnya untuk memberikan dukungan kepada para penggemar."
"Ketika kami memiliki ikatan ini (antara klub dan supporter), ketika tim lain datang untuk bermain melawan kami, itu akan menjadi neraka. Tapi, kami harus mencapai ikatan ini terlebih dahulu," tandas mantan pelatih Forest ini.
