
Ultras Malaya. (Dok. Kosmo.com.my)
JawaPos.com - Kontroversi manipulasi dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia kembali memanas. Kali ini, pentolan Ultras Malaya, Lekir Haji Ahmad, ikut menyudutkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam polemik yang seharusnya menjadi urusan internal Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) itu.
Lewat akun Instagram pribadinya, @capoapparel_lekir, Lekir membagikan ulang postingan akun X milik Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim (@HRHJohorII), pemilik klub Johor Darul Takzim. Dalam unggahan itu, Tunku Ismail mempertanyakan keputusan FIFA yang mendadak berubah terkait status tujuh pemain naturalisasi Malaysia.
“FAM dah ikut proses dan kerjasama dengan FIFA & Kerajaan Malaysia. FIFA pun dah approve sebelum ini, tetapi kenapa keputusan bertukar sekarang? Apa yang berlaku sampai tiba-tiba ada keputusan macam ini? Adakah ada entiti luar yang terlibat mempengaruhi keputusan FIFA?” tulis Tunku Ismail.
Ia juga menyoroti cepatnya FIFA mempublikasikan keputusan meski proses banding belum selesai.
“Who was in New York? Saya berharap FAM akan membuat rayuan secepat mungkin. Tak kan kita takut dan tunduk dengan individu-individu yang khuatir dengan kebangkitan Harimau Malaya. Lawan tetap lawan. Berani kerana benar,” tambahnya.
Unggahan tersebut kemudian oleh Capo Lekir ditambahi dengan kalimat singkat “Lawan tetaplah lawan.”
Prabowo Jadi Sasaran, Netizen Indonesia Terseret
Pernyataan itu memicu perdebatan panas di media sosial. Pada Rabu (24/9) silam, Prabowo memang melakukan pertemuan dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, di New York, Amerika Serikat. Prabowo dituduh sebagai aktor dibalik sanksi yang didapat Timnas Malaysia. Saat itu, Presiden Kongo serta beberapa kepala negara lain juga melakukan pertemuan dengan orang nomor satu FIFA tersebut.
Salah satu akun Instagram sepak bola, @hantamfootball, mempertanyakan maksud Lekir yang menyeret nama Presiden Indonesia.
“Apa maksud pakcik, maksud anda presiden kita di balik kesilapan FAM? Tak tahu malu engkau pakcik,” tulis akun tersebut.
Perdebatan Makin Panas
Situasi ini membuat perdebatan antara netizen Indonesia dan Malaysia semakin memanas. Sebagian warga Malaysia meyakini ada “campur tangan Indonesia” dalam keputusan FIFA, sementara netizen Indonesia merasa heran karena disalahkan. .
"Kalau memang tujuh pemain itu punya darah Malaysia, kenapa tak langsung bawa bukti ke CAS? Kenapa malah sibuk cari kambing hitam?" tulis salah satu komentar dari netizen Indonesia.
Di sisi lain, sejumlah fans Malaysia justru mulai menyoroti kelemahan FAM sendiri. Menurut mereka, federasi terlalu gegabah dalam mengurus dokumen naturalisasi hingga akhirnya menimbulkan masalah besar.
Menanti Banding ke CAS

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
