Mikel Arteta. (Sky Sports)
JawaPos.com – Mikel Arteta membela diri dari kritik yang menuduhnya terlalu konservatif dalam taktik Arsenal.
Dilansir dari laman Flashscore pada Kamis (25/9), Arteta menegaskan upaya tim untuk mengakhiri paceklik trofi tidak akan hancur hanya karena strategi yang dianggap hati-hati. Arteta menilai kritik tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan fakta permainan.
Gary Neville dan Jamie Carragher menuding Arsenal bermain dengan rem tangan setelah hasil imbang 1-1 melawan Manchester City.
Baca Juga: Mikel Arteta Tak Gentar Kritik, Arsenal Pecahkan Rekor Panjang Pep Guardiola di Premier League
Kritik itu muncul menyusul keputusan Arteta menurunkan Eberechi Eze sebagai cadangan meski Martin Odegaard absen. Arsenal tetap memilih trio Martin Zubimendi, Declan Rice, dan Mikel Merino di lini tengah.
Strategi itu nyaris menjadi bumerang ketika Erling Haaland membawa City unggul lebih dulu di Emirates Stadium.
Arsenal baru mendominasi permainan setelah Eze dan Bukayo Saka masuk pada babak pertama. Gol penyama kedudukan akhirnya dicetak Gabriel Martinelli pada waktu tambahan.
Hasil imbang tersebut membuat Arsenal tertinggal lima poin dari Liverpool yang memimpin klasemen Liga Primer.
The Gunners belum meraih trofi sejak Piala FA 2020 dan tiga kali finis sebagai runner-up. Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan Arteta membawa Arsenal menjadi juara.
Arteta menanggapi kritik dengan nada tegas saat konferensi pers Selasa lalu. Ia menyebut dominasi Arsenal selama 96 menit melawan City sulit diprediksi siapa pun.
Menurutnya, mustahil menyebut timnya bermain dengan rem tangan bila mampu mendominasi klub asuhan Pep Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga menepis anggapan bahwa susunan pemainnya menyebabkan awal pertandingan yang lambat.
Arteta menilai analisis permainan dan data statistik menunjukkan hal yang berbeda. Arteta menekankan pentingnya melihat keseluruhan konteks sebelum menilai keputusannya.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
